Jalan Ki Mangun Sarkoro Terpaksa Ditutup

KERJA. Jalan Ki Mangun Sarkoro di kompleks SMA Negeri 7 Purworejo tampak dibongkar menggunakan alat berat.
KERJA. Jalan Ki Mangun Sarkoro di kompleks SMA Negeri 7 Purworejo tampak dibongkar menggunakan alat berat.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Gorong-gorong di komplek SMA Negeri 7 Purworejo tepatnya di pertigaan barat Jalan Ki Mangun Sarkoro Purworejo ambrol akibat kerap dilewati truk bertonase berat yang ingin mengambil jalan pintas. Gorong-gorong tua tersebut ambrol karena diduga tidak kuat menahan beban kendaraan yang terlalu berat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Purworejo melakukan pengerjaan gorong-gorong itu sejak Kamis (28/1). Pengguna jalan di Jalan Ki Mangun Sarkoro, tepatnya depan komplek SMAN 7 Purworejo sementara waktu diarahkan mencari alternatif jalan lain.

Kepala DPU PR Purworejo, Suranto menyebutkan jika kondisi gorong-gorong itu memang sudah waktunya dilakukan penanganan. Kondisinya sudah ambrol dan beberapa waktu pihaknya terpaksa menutup bagian yang ambrol menggunakan plat besi di sebelah utara dan selatan jalan.

Baca juga
DPRD Desak Pemkab Kembalikan Garuda

“Selama ini memang kami pasang plat besi untuk menutup bagian yang berlubang dan sekarang tengah kami tangani dengan memasang gorong-gorong u ditch,” kata Suranto.

Menurutnya, menjadi lalu lintas truk bermuatan pasir menjadi salah satu pemicu kerusakan gorong-gorong tersebut. Dirinya menyebut setiap malam dijadikan jalan utama pengangkut truk untuk untuk meringkas jalan.

“Truk pasir dari arah Jogjakarta yang akan masuk ke Jalan Mayjen Sutoyo seharusnya memutar melalui SMPN 1,” imbuh Suranto.

Hanya saja, diduga karena melalui Jalan Ki Mangun Sarkoro lebih pendek, banyak sopir yang memilih jalan tersebut. Akibatnya, gorong-gorong yang sudah tua itu cepat rusak.

“Kami lakukan penanganan ini menggunakan alokasi dana pemeliharaan jalan,” ungkapnya. (luk) 

Artikel Menarik Lainnya :  PPKM Darurat, Pemkab Purworejo Padamkan PJU Selama 12 Jam