Bantu Korban Bencana, Mahasiswa Magelang Galang Dana

GALANG DANA. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ihsanul Fikri Magelang, menggelar aksi turun ke jalan di Magelang untuk menggalang dana bantuan korban bencana alam, 
GALANG DANA. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ihsanul Fikri Magelang, menggelar aksi turun ke jalan di Magelang untuk menggalang dana bantuan korban bencana alam, 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ihsanul Fikri Magelang, menggalang dana untuk korban gempa bumi di Sulawesi Barat dan korban banjir di Kalimantan Selatan. Penggalangan ini digelar di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang, kemarin.

”Penggalangan dana ini kita lakukan secara daring dan luring. Galang dana Luring dilakukan di dua titik, yaitu simpang tiga Palbapang, Mungkid dan lingkungan Pondok pesantren Ihsanul Fikri,” kata Ketua BEM STIT Ihsanul Fikri Magelang, Arul.

Sementara penggalangan dana daring, para mahasiswa memanfaatkan media sosial yang ada. Penggalangan dana dilakukan selama sekitar satu pekan lalu.

”Satu hari kita turun ke jalan, tentunya dengan protokol kesehatan secara ketat. Hari berikutnya, kita pusatkan di kompleks Pondok Pesantren Ihsanul Fikri dengan melibatkan organisasi yang ada di situ,” ujarnya.

Hasil dari kegiatan penggalangan dana tersebut didistribusikan melalui Lembaga Amil Zakat Al-Ihsan (Lazis) Jawa Tengah Cabang Magelang. Arul menyebut, dari kegiatan penggalangan dana tersebut terkumpul uang sebesar Rp7.618.000.

”Selain uang, kami juga mendapatkan donasi berupa baju layak pakai. Seluruh donasi yang terkumpul akan langsung diserahkan ke korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan Korban Banjir di Kalimantan Selatan, melalui Lazis Jawa Tengah Cabang Magelang,” jelasnya.

Menurut Arul, donasi yang terkumpul tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian mahasiswa terhadap korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

”Ini adalah upaya kecil dari kami, BEM STIT Ihsanul Fikri Magelang, sebagai mahasiswa dan warga Negara Indonesia, menjadi kewajiban bagi kami untuk saling membantu kepada saudara-saudara kami yang tertimpa musibah,” pungkasnya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Satpol PP Kota Magelang Belum Temukan Pelanggaran PPKM Fatal