Pemkab Temanggung Targetkan Vaksinasi hingga 80 Persen

VAKSIN. salah satu tokoh masyarakat di Temanggung mendapatkan kesempatan vaksinasi saat pencangana vaksinasi di pendopo pengayoman beberapa waktu lalu.
VAKSIN. salah satu tokoh masyarakat di Temanggung mendapatkan kesempatan vaksinasi saat pencangana vaksinasi di pendopo pengayoman beberapa waktu lalu.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung berencana akan melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak empat tahap, dengan jumlah sasaran pelaksanaan vaksinasi total sebanyak 673.327 jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Temanggung Supardjo merincikan, empat tahap pelaksanaan vaksinasi covid-19 adalah, tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan pendukung pelayanan kesehatan, kedua untuk tenaga pelayananan publik, ketiga untuk masyarakat yang rentan, dan keempat lansia.
“Jadi memang sudah ditentukan, tahap pertama, hingga ke empat, kami targetkan sebelum tutup tahun 2021 sudah selesai dilaksanakan,” katanya Rabu kemarin.
Menurutnya, setiap tahapan pelasanaan vaksinasi ini akan dilakukan sebanyak dua termin dengan tenggang waktu minimal 2 minggu. Dengan kurun waktu tersebut, diharapkan pelaksanaan vaksinasi ini bisa selesai lebih cepat.
Ia mengatakan, supaya terjadi tingkat kekebalan imunitas, maka vaksinasi covid-19 harus mencapai 70 persen, ketentuan ini sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah pusat. Namun demikian untuk Kabupaten Temanggung sendiri mentargetkan bisa melaksanakan vaksinasi minimal 80 persen.
“Jumlah sasaran pelaksanaan vaksinasi bisa bertambah, karena akan dilakukan screening terlebih dahulu. Dari hasil screening ini jumlah sasaran vaksinasi bisa bertambah, sehingga bisa melebihi jumlah dari sasaran saat ini,”ujarnya.
Dikatakan, saat ini masayarakat sangat berharap berakhirnya pandemi covid-19, guru-guru sudah berharap kembali mengajar tatap muka dan siswa juga sudah ingin kembali ke bangku sekolah, petani juga ingin menjual produknya dengan harga yang layak dan wajar, pengusaha juga sudah ingin bergerak maju
“Tidak hanya itu pelaku seni pengusaha wisata juga sangat berharap segera berakhirnya pandemi covid-19,”ujarnya.
Ia mengatakan, dengan adanya vaskinasi ini bisa memberikan harapan kepada masyarakat akan berakhirnya pandemi ini, meskipun masih dibutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang. Oleh karena itu tidak berarti bahwa begitu sudah dilakukan vaksinasai covid-19 akan hilang
Pengalaman menunjukan untuk penyakit caacar setelah divaksinasi membutuhkan waktu 100 tahun untuk bebas cacar, kemudian polio juga setelah divaksinasi perlu waktu 50 tahun untuk bebas polio
“Tapi setidak-tidaknya dengan vaksinasi covid-19 ini salah satu pintu sudah kita tutup sehingga bisa berharap pandemi segera berakhir,”harapnya.
Ia menambahkan, dari total sasaran sebanyak 673.327 jiwa, di antaranya tenaga kesehatan serta tenaga pendukung pelayanan kesehatan sejumlah 3.010 orang yang sudah terverifikasi.
Ia menuturkan pihaknya telah menyiapkan tenaga vaksinator sebanyak 1.491 orang dan semuanya sudah terlatih. Vasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan vaksinasi ada 32, terdiri atas 26 puskesmas, 4 rumah sakit serta 2 klinik yaitu Klinik Kartika di Kodim dan Klinik Bhayangkara di Polres.(set)

Artikel Menarik Lainnya :  Kapolri: Silahkan Lapor Jika ada Tetangga Yang Tak Dapat Bansos