Kondisi RH, Calon Perawat Sadis Membaik

Cap. TAHANAN. RH, calon perawat yang tega membunuh bayinya menghabiskan hari harinya di ruang Tahanan Polres Mako.
Cap. TAHANAN. RH, calon perawat yang tega membunuh bayinya menghabiskan hari harinya di ruang Tahanan Polres Mako.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Kondisi RH, calon perawat yang membunuh bayinya di RSJ Prof dr Soerojo Magelang mulai membaik. RH terlihat sudah tidak depresi sehingga siap untuk melanjutkan proses hukunya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Polres Magelang Kota  AKBP R Fidelis Purna Timoranto SIK SH MSi melalui Kasubag Humas Iptu Suharto kepada Magelang Ekspres, Selasa (26/1). “Kondisi tersangka baik-baik saja dan sudah tidak depresi, jelas Iptu Suharto.

Lebih lanjut dikatakan Iptu Suharto, RH ditematkan di sel bersama tahanan lain. RH juga makan seperti rekan satu selnya sesuai dengab apa yang diberikan oleh pihak Polres Magelang Kota. RH juga telah ditengok oleh keluarganya dari Indramayu Provinsi Jawa Barat.  “Keluarganya sudah nengok, dia (RH red) sudah ketemu,” jelas Iptu Suharto.

RH tega menghabisi nyawa bayinya sendiri dengan mencekik leher dan menyumpalkan kapur barus pewangi ke mukut bayi hingga meninggal dunia. RH melakukan hal tersebut lantaran malu jika ada yang mengetahui kodisinya sedang hamil dan melahirkan bayi perempuan.

Dari tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa bed cover, kapur barus, selimut, baju, celana dalam dengan bercak darah serta sebuah koper. RH diancam hukuman melanggar pasal 60 ayat(3), ayat(4), UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 3 miliar, pasal 79C UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan atau denda 100 juta serta pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman selama lamanya 7 tahun.(hen)

Artikel Menarik Lainnya :  Humanis, Cara Satpol PP Kota Magelang Tekan Pelanggaran Lewat Pemberian Bantuan