Hujan Deras, Tembok MTs Pare, Temanggug Roboh

ASSESMEN. Petugas BPBD Temanggung sedang melakukan assesmen MTs Desa Pare Kecamatan Kranggan. 
ASSESMEN. Petugas BPBD Temanggung sedang melakukan assesmen MTs Desa Pare Kecamatan Kranggan. 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kranggan, tepatnya di Desa Pare, Minggu (24/1) malam, mengakibatkan dua ruangan dan tembok di MTs Desa Pare roboh.

Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas di ruaangan tersebut, sehingga tidak memakan korban jiwa.

“Tidak ada guru maupun siswa yang sedang beraktivitas di ruangan tersebut, ruangan dalam kondisi kosong saat atap dan tembok roboh,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei, Senin (25/1).

Baca juga
Lima Pejabat Forkominda Temanggung Gagal Divaksin

Selain faktor cuaca yang menyebabkan bangunan MTs itu roboh, juga karena faktor usia dari bangunan itu juga sudah cukup tua. Sehingga sebenarnya bangunan tersebut sudah harus segera direnovasi.

Disebutkan, bangunan yang mengalami rusak parah yakni, atap MTS yang berada di lantai dua dan tembok dari dua ruangan yang roboh. Selain itu juga ada bangunan yang sudah rawan roboh.

“Faktor cuaca memang mendukung, karena selama ini memang curah hujan di Temanggung cukup tinggi, dan juga didukung dengan faktor bangunan juga yang usianya sudah cukup tua,” terangnya.

Menurutnya, akibat dari bencana ini, untuk sementara aktivitas di MTs Pare tersebut ditutup. Tidak ada guru maupun siswa yang diperbolehkan beraktivitas, sebab kondisi bangunan MTs sendiri saat ini memang cukup rawan terjadi bencana.

“Sejauh ini memang sudah tidak ada aktivitas dari siswa, namun untuk guru tetap ada aktivitas. Untuk sementara ini aktivitas dihentikan semua,”ujarnya.

Terkait dengan kerugian akibat kejadian tersebut, menurut Dwi, sampai saat ini memang belum bisa dihitung berapa besar kerugian akibat kejadian tersebut, petugas BPBD Temanggung bersama pihak MTs masih melakukan perhitungan pasti.

Artikel Menarik Lainnya :  Pesan Kapolres Temanggung, Tim PPKM harus Humanis dan Jangan Sakiti Masyarakat

“Ada atap yang roboh, tembok yang runtuh. Yang rusak cukup banyak, kerugian masih dalam perhitungan,” tuturnya.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan segera memberikan bantuan sarana prasarana untuk pelaksanaan kerja bakti pembersihan puing-puing bangunan yang sudah rusak.

Bantuan akan diberikan langsung kepada pihak MTs Pare, agar nantinya bisa lebih mempercepat proses pembersihan lokasi.

“Harus diperhitungkan matang-matang, sehingga saat melakukan pembersihan benar-benar aman. Bantuan logistik untuk gotong royong akan segera kami kirimkan,” tandasnya. (set)