Dilalap Api, Satu Rumah di Lumajang Menjadi Arang

KEBAKARAN. Warga Dusun Bakalan Lumajang Watumalang  dibantu aparat TNI dan Polri serta relawan bencana alam bersihkan puing sisa kebakaran.
KEBAKARAN. Warga Dusun Bakalan Lumajang Watumalang  dibantu aparat TNI dan Polri serta relawan bencana alam bersihkan puing sisa kebakaran.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Satu unit  rumah milik  Hadi Parwoto (59) di Dusun Bakalan, Desa Lumajang, Kecamatan Watumalang terbakar pada Senin (25/01/). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 Wib. Diduga kebakaran rumah warga setempat disebabkan oleh api yang berasal dari tungku yang lupa dimatikan saat ditinggal pergi. Api pertama kali kali diketahui oleh tetangga korban.

Warga setempat kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api sudah terlanjur membesar dan susah dikendalikan. Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian, setelah ada upaya keras dari warga di bantu oleh relawan dan anggota TNI serta Polri.

“Kobaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat api yang berasal dari bagian dapur korban,” katanya. Babinsa setempat, Serda Dwi Gunawan

Melihat kejadian tersebut, ia langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Para warga pun langsung berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim Kurniawan mengatakan, kobaran api berhasil dipadamkan selama satu jam oleh TNI, Polri, Muspika, relawan bersama warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya.

“Tidak ada korban jiwa, namun akibatnya sebuah mesin diesel, perabot rumah tangga dan kayu bahan bangunan hangus terbakar. Akibatnya korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp25 juta ,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zulfa menghimbau agar warga selalu berhati-hati, terutama jika akan meninggalkan rumah, harus benar-benar mengecek dapur, alat-alat elektronik maupun yang bisa menjadi sumber api lainnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sebelum keluar rumah di cek terlebih dahulu tungku atau yang bisa menjadi sumber api, agar dipastikan mati supaya tidak terjadi kebakaran,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Bupati Wonosobo Launching Pemasangan EWS di Titik Rawan Longsor

Kasus kebakaran masih saja terjadi meski saat ini hujan deras masih mengguyur wilayah Kabupaten Wonosobo. Sehingga kebakaran tidak saja terjadi pada saat musim kemarau tapi musim penghujan juga berpotensi terjadi. (gus)