Rumah Budaya, Wadahi Pegiat Seni di Kota Magelang

BUDAYA. Foto kegiatan kebudayaan di Kota Magelang sebelum pandemi Covid-19 melanda.
BUDAYA. Foto kegiatan kebudayaan di Kota Magelang sebelum pandemi Covid-19 melanda.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG TENGAH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang berencana membangun ”Rumah Budaya”. Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk mengembangkan seni budaya di Kota Sejuta Bunga.

”Harapannya ke depan Rumah Budaya ini bisa dijadikan media pengembangan seni dan budaya di Kota Magelang. Nantinya, Rumah Budaya bisa dijadikan fungsi untuk tempat berkumpul, beraktivitas, dan diskusi para seniman, budayawan, dan sejarawan,” kata Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud Kota Magelang, Sugeng Priyadi, Jumat (22/1).

Ia menjelaskan, Rumah Budaya merupakan tempat latihan atau sanggar potensial seperti wayang, karawitan, ketoprak, tari, teater, dan sebagainya. Selain itu juga menjadi tempat gladi kesenian sebagai duta seni daerah dan Gagasan ini kantor Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kota Magelang.

”Nanti jika pandemi sudah berakhir, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal Rumah Budaya menjadi rujukan berkumpul atau mengoleksi hasil karya seni lokal,” jelasnya.

Menurut Sugeng, pendidikan seni dan budaya tradisional maupun seni kreatif perlu dikembangkan melalui komunitas atau kelompok karena memberi nilai positif masyarakat, khususnya generasi muda. Hal ini karena generasi muda dianggap mampu bersosialisasi positif di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga
Virtual Motivation Training, Ajak Siswa Tetap Berkarya

”Kota Magelang walaupun sempit dan kecil tapi komunitas seni dan budaya sangat banyak yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Sugeng menyebut, di Kota Magelang ini sangat banyak seniman, budayawan, dan sejarawan, yang acapkali berinteraksi dengan pemerintah. Termasuk juga Kota Magelang kaya akan berbagai macam dan jenis kesenian tradisional yang punya kekhasan dan kearifan lokal.

”Melalui komunitas menjadikan seni budaya yang berdaya saing dan menyatukan seni budaya. Apalagi Kota Magelang termasuk kota tertua kedua di Indonesia, sehingga punya peninggalan sejarah yang sangat kompleks,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Bantu Pedagang di Masa PPKM, Kapolres Kota Magelang Borong Dagangan di Pasar Bandongan

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Magelang Agus Sujito menambahkan, Rumah Budaya merupakan media yang memfasilitasi para seniman, budayawan, dan sejarawan Kota Magelang. Di mana mereka dapat berdiskusi dan beraktivitas bersama komunitasnya.

”Mereka dapat latihan setiap hari, bergilir, atau terjadwal. Di Rumah Budaya pun dapat dilakukan pentas seni mingguan, bulanan, maupun insidental misalnya sarasehan, diskusi, bedah buku, seminar, dan sejenisnya,” ujarnya.

Agus mengatakan, masyarakat Kota Magelang memiliki berbagai kesenian yang menjadi segmen dari Rumah Budaya, seperti seni tari, musik, teater, sastra, seni rupa, juga literasi sejarah atau folklore.

“Kami berharap dengan terwujudnya Rumah Budaya, seni dan budaya di Kota Magelang dapat lebih berkembang, maju dan lestari,” tuturnya. (wid)