Satu Sample di Terminal Dinyatakan Positif

Satu Sample di Terminal Dinyatakan Positif
Satu Sample di Terminal Dinyatakan Positif

MAGELANGEKSPRES.COM,PURBALINGGA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah melaporkan ada satu sampel yang dinyatakan positif Covid-19, usai melakukan random check rapid test antigen di Terminal Tipe B Purbalingga, Kamis (21/1) pagi. Selanjutnya, peserta rapid test antigen massal di Terminal tersebut, dirujuk ke Puskesmas Bojong, Kecamatan Purbalingga, untuk melakukan swab test PCR.

Tri Kusumawati, dari Balai Layanan Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) wilayah Magelang mengatakan, random check rapid test antigen tersebut dilakukan atas permintaan Dinas Perhubungan (Dinhub) Provinsi Jawa Tengah. Ada enam Terminal Tipe B di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang dilakukan pengambilan sampel.

“Kami (Balkesmas wilayah Magelang, red), sebagai kepanjangan tangan dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah mendapatkan tugas mengambil sampel di Terminal Purbalingga,” katanya, disela-sela random check rapid test antigen.

Dia menambahkan, ada 30 sampel yang diambil di Terminal Purbalingga. “Sampel kami ambil dari awak bus, penumpang, pegawai Terminal, serta masyarakat umum yang berada di Terminal Purbalingga,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, meskipun masyarakat yang melakukan rapid test antigen ini dinyatakan negatif. Seluruh masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman minimal 1 meter.

Sementara itu, berdasarkan data yag diperoleh Radarmas, dari 30 sampel yang diambil, terdapat satu sampel yang dinyatakan positif. Bagi yang diketahui positif, Balkesmas memberikan surat rujukan untuk melakukan swab test PCR ke Puskesmas terdekat.

Karena, pemilik sampel merupakan warga Kelurahan Penambongan, Kecamatan Purbalingga, maka diarahkan ke Puskesmas Bojong untuk melakukan swab test PCR. Selanjutnya, pemilik sampel diminta melakukan isolasi mandiri, sembari menunggu hasil swab test PCR. (tya)

Artikel Menarik Lainnya :  Kapolda Jateng Tegaskan Penutupan Jalan Bukan Untuk Tempat Olahraga