Longsor Kembali Mengancam, 6 KK di Tambi Terpaksa Diungsikan

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Terancam longsor, enam KK di RT 13/RW 05 Desa Tambi Kejajar terpaksa diungsikan. Tebing longsor sudah mendekati pemukiman warga setempat hingga berjarak 1 meter. Jika turun deras hujan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Longsor belum menimpa warga, tapi jarak dari tebing longsor ke pemukiman tinggal satu meter, maka kita lakukan langkah antisipasi, enam KK diungsikan,” ungkap Kepala BPBD Wonosobo Zulfa Ahsan Alim Kurniawan, saat dikonfirmasi via telepon kemarin.

Menurutnya, hujan deras telah memicu tebing setinggi 50 meter di dekat pemukiman desa tambi longsor. Kondisi cukup mengkhawatirkan, hingga kemarin sudah terjadi enam kali longsor yang terus mendekat ke arah pemukiman.

“Lokasi ada di  RT 13 RW 05 Tambi, yang sudah masuk kategori bahaya ada  enam KK dengan 17 jiwa telah mengungsi ke tetangga dan sanak keluarga. Longsor terjadi enam kali, dengan dua kali longsor dirasakan sangat keras,” bebernya.

Hingga saat ini Tim Relawan RPB/Linmas belum bisa cek lokasi dikarenakan lokasi jurang yang sangat dalam dan gelap. Maka upaya yang dilakukan, selain mengungsikan warga, juga melakukan pemasangan garis polisi atau police line di sepanjang jalur lokasi rawan longsor.

“Kita lihat ada pergerakan, secara kasat mata, rumah warga yang ada di sekitar lokasi longsor sudah retak-retak, setidaknya ada 5 rumah,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kejajar, Agus Setyotomo membenarkan, enam KK di Desa Tambi terpaksa diungsikan lantaran zona merah longsor, menyusul longsornya tebing setinggi 50 meter di dekat pemukiman.

“Laporan sudah kami terima, dan telah dilakukan monitoring bersama jajaran forkopimca, relawan dan pihak terkait,” katanya.

Disebutkan, ada enam KK dengan 17 jiwa di desa tambig yang terancam longsor susulan, diantaranya rumah Sukir (5 jiwa), Wahyu (4 jiwa), Minah (1 jiwa),  Khamid (4 jiwa), Wahyudin (3 jiwa) dan  Budi (3 jiwa).

Artikel Menarik Lainnya :  Ini Bukti DPR Tidak Peduli Rakyat, Beri Fasilitas Isoman di Hotel

“Sementara akses jalan masuk ke  rumah rawan terdampak longsoran di police line, dan tidak boleh dihuni, sekaligus untuk  peringatan bagi warga sekitar. Penghuni yang  rawan kena longsoran agar segera mengungsi manakala ada hujan cukup lebat,” pungkasnya. (gus)