Curas di Pakis, Tersangka Nekad Ikat dan Pukuli Korban

PENCURIAN. Tersangka Rizal pelaku pencurian dengan kekerasan, mengakibatkan korban masuk rumah sakit karena menderita luka cukup parah.
PENCURIAN. Tersangka Rizal pelaku pencurian dengan kekerasan, mengakibatkan korban masuk rumah sakit karena menderita luka cukup parah.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Satuan Resort Kriminal (Satreskrim) Polres Magelang  berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Kejadiannya ada di Dusun Pakis Tengah RT 2/RW 2 Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.  Korbannya bernama Listyaningsih (55), seorang wanita pemilik konter HP.

Tersangkanya berinisial R (27), warga Dusun Blimbing, RT 5/RW 6, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Dia berhasil dibekuk Tim Resmob dan Unit Reskrim Polsek Pakis saat berada di kosnya di Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat ( 01/01/2021) pukul 14.00 WIB. Satu orang lain bernama berinisial A yang merupakan warga Temanggung. Saat ini statusnya sedang dalam pencarian pihak berwajib.

“Saya dengan A biasanya sebelum melakukan aksi sudah memantau keseharian korban. Dari hasil pemantauan, dapat mengetahui di mana rumah korban dan seperti apa bentuk rumah korban,” aku R.

Baca juga
BST Kemensos Cair Januari – April

Kasatreskrim Polres Magelang, Hadi Handoko mengungkapkan, keduanya datang ke TKP dengan menggunakan sepeda motor. R awalnya naik ke atap rumah dan merusak genting. Selanjutnya melalui atas plafon yang berlubang melihat situasi di dalam rumah. Namun R tidak jadi masuk melalui plafon, dan memutuskan untuk turun dan melihat jendela sebelah barat bertralis agak membuka. Lalu A mencongkel jendela sebelah barat rumah korban.

Keduanya berhasil memasuki rumah melalui jendela. Selanjutnya mereka mengambil sejumlah uang di sebuah kaleng di etalase toko. Keduanya sempat melakukan penganiayaan terhadap korban yang sedang tidur. R menduduki tubuh korban, menutupi wajah korban menggunakan handuk dan memukuli wajah korban.

Sedangkan A mengikat kaki korban menggunakan tali yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Mereka juga memukuli tubuh korban bagian bawah.

Namun saat jumpa pers dengan wartawan di loby Mapolres Magelang, terungkap fakta, pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut dilakukan oleh empat orang. Sisanya masih buron.

Artikel Menarik Lainnya :  Pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang Bertambah 244 Orang, Terbanyak dari Salam

“Saya hanya mengenal A saja. Dua pelaku lainnya saya tidak kenal,” terangnya.

Barang-barang yang berhasil di ambil oleh kedua pelaku berupa 1 buah tas kulit warna coklat, 2 buah kotak warna merah, 9 buah gelang tangan seberat 35 gram, gelang kaki seberat 5 gram, kalung seberat 10 gram ,dan uang tunai sejumlah Rp 5.000.000.

Aksi tersebut baru bisa d ketahui pihak Kepolisian, setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakis.

“Untuk saat ini kondisi korban sudah mulai membaik, namun korban masih mengalami sedikit trauma,” ungkap Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Hadi Handoko.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polres Magelang berupa 1 buah linggis kecil,1 buah obeng min gagang warna oranye  , dan 1 buah tas pinggang warna biru.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun. (amirmagang/cha)