BST Kemensos Cair Januari – April

PENYALURAN. Antrian penyaluran BST di Balai Desa Kalinegoro menerapkan protokol kesehatan.
PENYALURAN. Antrian penyaluran BST di Balai Desa Kalinegoro menerapkan protokol kesehatan.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos tahun 2021 akan diberikan mulai Januari hingga April 2021. Sasarannya kepada keluarga yang telah memenuhi persyaratan dan terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“BST Kemensos 2021 dilaksanakan Januari sampai dengan April 2021. Dengan besaran Rp 300 ribu kepada keluarga penerima manfaat. Bansos ini merupakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin maupun yang paling terdampak secara sosial ekonomi akibat wabah Covid 19 selama hampir setahun,” kata Kabid Rehabilitasi Linjamsos, Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Dian Hermawan, Rabu (20/1/2021).

Dian Hermawan, menjelaskan, untuk teknis penyaluran BST, melalui Kantor Pos yang biasanya bertempat di balai desa.

“Dari pihak Kantor Pos mendatangi desa biasanya di balai desa untuk penyaluran BST tersebut,” jelas Dian Hermawan.

Baca juga
Patuhi PPKM , Pusat Kuliner TVJ Kurangi Kapasitas Pengunjung 50 Persen

Diwawancarai terpisah, Sekretaris Desa Kalinegoro, Arya Putra Ghari mengatakan, secara teknis penyaluran BST pihak Kantor Pos berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penyaluran BST. Dan pihak desa menyiapkan tempat dan membantu dalam pendistribusian undangan dan antrian.

“Meskipun lewat Kantor Pos tetapi penyalurannya juga di desa. Untuk Desa Kalinegoro untuk BST bulan Januari sudah realisasi pada minggu kemarin,” tutur Arya.

Adapun syarat penerima BST diantaranya adalah calon penerima adalah masyarakat yang masuk dalam pendataan RT/RW dan berada di desa. Calon penerima adalah mereka yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Calon penerima tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lain dari pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, paket sembako, Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), hingga kartu prakerja.

Apabila calon penerima tidak mendapatkan bansos dari program lain, tetapi belum terdaftar oleh RT/RW, maka bisa langsung menginformasikannya ke aparat desa.

Artikel Menarik Lainnya :  Ramah Lingkungan, Panitia Kurban di Mertoyudan Bungkus Daging dengan Besek

Jika calon penerima memenuhi syarat, tetapi tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetap bisa mendapatkan bansos tanpa harus membuat KTP terlebih dulu. Penerima mesti berdomisili di desa tersebut dan menulis alamat lengkapnya.

Apabila penerima sudah terdaftar dan datanya valid maka BST Kemensos Rp300 ribu akan diberikan secara tunai dan nontunai.(cha)