Kebutuhan Gas Tabung 3 Kg di Temanggung Masih Aman

DISTRIBUSI. Salah satu petugas sedang menurunkan tabung melon dari salah satu agen di Temanggung.
DISTRIBUSI. Salah satu petugas sedang menurunkan tabung melon dari salah satu agen di Temanggung.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung memastikan, kebutuhan tabung gas elpiji bersubsidi tiga kilogram (tabung melon) selama tahun 2021 mendatang aman, seiring dengan penambahan sebanyak 15 persen sepanjang tahun.

“Tahun 2021 ini ada penambahan sebanyak 15 persen dari kuota tahunan yang diterima, jadi dengan adanya penambahan ini kebutuhan masyarakat akan terpenuhi,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Temanggung, Heri Kardono, Selasa (19/1).

Ia menyebutkan, di awal tahun 2021 ini penambahan tabung melon sudah disetujui sesuai dengan pengajuan yang dilakukan di akhir tahun 2020 lalu. Dengan adanya penambahan ini maka distribusi tabung gas sesuai dengan penambahan tersebut juga akan langsung dialokasikan pada awal tahun ini.

“Tambahan 15 persen sini dinilai sudah sesuai dengan yang diajukan Pemkab Temanggung kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina yang berlaku sejak Januari 2021,” katanya.

Dengan adanya tambahan alokasi gas elpiji pada 2021 tersebut. Sehingga, Temanggung mendapatkan alokasi total gas elpiji bersubsidi sebanyak 9,1 juta selama setahun.

“Penambahannya cukup banyak, kami perkirakan penambahan ini akan mencukupi kebutuhan masyarakat selama satu tahun. Kita asumsikan sudah cukup untuk 1 tahun. Termasuk diperuntukkan bagi pedagang kaki lima, warung-warung kecil, pengusaha perikanan dan beberapa warga lain sudah dihitung,” terangnya.

Heri menjelaskan, pada 2020 lalu, Temanggung hanya mendapatkan alokasi gas subsidi sebanyak 7.989.480 tabung atau 21.000 Ton metrik. Dengan tambahan 15 persen atau setara 4.000 ton metrik menjadi 9,1 juta tabung, diharapkan bisa dimanfaatkan para pengguna gas subsidi dengan sebaik mungkin.

Terlebih di bulan-bulan yang diprediksi terjadi penggunaan gas cukup besar seperti Mei, Agustus, September, dan juga Desember.

Artikel Menarik Lainnya :  Petani Tembakau Tunggu Kepastian Harga dari Pabrikan Rokok

“kebutuhan paling tinggi ada di waktu dua kali hari raya, panen raya tembakau dan perayaan natal dan tahun baru. Ini yang menjadi dasar kita mengajukan tambahan alokasi gas subsidi ke Kementerian ESDM dan PT Pertamina wilayah Semarang,” terangnya.

Baca Juga
Langgar Prokes, Warga Diminta Nyanyikan Lagu Nasional Tiga Kali, Ucapkan Pancasila Lima Kali

Dengan tambahan jatah alokasi ini, otomatis menambah jumlah kuota gas elpiji subsidi 3 kilogram juga naik setiap bulannya. Pada 2020 lalu, jatah gas elpiji subsidi berkisar 640 ribu – 650 ribu tabung per bulannya. Pada 2021 ini, naik menjadi 700 ribu tabung per bulannya.

Sedangkan dalam pendistribusiannya, diserahkan kepada PT Pertamina di bawah pengawasan kementerian dan juga Bagian Perekonomian daerah agar tepat sasaran.

“Untuk harga, saat ini belum ada wacana kenaikan, masih dengan harga stabil. Diharapkan bisa membantu kebutuhan gas subsidi di lingkungan masyarakat Temanggung,” tutupnya. (set)