Kunci Keberhasilan Tentara Terletak pada Komunikasi

SHARING. Dr Aqua Dwipayana SIKom menerima kenang-kenangan usai memberikan materi Sharing Komunikasi dan Motivasi di hadapan prajurit TNI Kodim 0708 Purworejo, kemarin.
SHARING. Dr Aqua Dwipayana SIKom menerima kenang-kenangan usai memberikan materi Sharing Komunikasi dan Motivasi di hadapan prajurit TNI Kodim 0708 Purworejo, kemarin.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Keberhasilan seorang TNI dalam menjalankan tugas dalam rangka menjaga keutuhan NKRI terletak kepada kemampuan komunikasi anggota. Komunikasi menjadi senjata utama bagi seorang tentara terlebih TNI AD yang kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam menjaga batas-batas wilayah teritorial.

Hal tersebut disampaikan Dr Aqua Dwipayana, SIKom yang hadir sebagai narasumber kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Aula Jenderal Soedirman, Komplek Kodim 0708/Purworejo, Senin (18/1).

Kegiatan itu diikuti Komandan Kodim (Dandim) 0708/Purworejo, Letkol Infanteri Lukman Hakim S.Sos, M.Si, Danramil di 16 Kecamatan dan anggota Kodim 0708 berikut anggota Persit (Istri TNI,red) dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Senjata utama prajurit TNI adalah komunikasi, khususnya Babinsa. Yakinlah, tidak ada masalah di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi,” ucap Dr Aqua Dwipayana yang sempat menjadi jurnalis Jawa Pos pada tahun 1994 itu.

Dijelaskan, puluhan tahun mendalami ilmu komunikasi dan praktik langsung sebagai jurnalis di Jawa Timur, tugasnya kini menjadi narasumber. Sepuluh Kodim dan 1 Batalyon di jajaran Korem 072 Pamungkas sudah menanti kedatangannya.

“Ada enam kunci dasar dalam komunikasi, pertama Audible (Dapat didengar atau mudah dipahami dengan jelas), Emphaty (selalu atau bisa merasa apa yang dirasakan orang lain), Respect (Menghormati orang lain), Clarity (Gunakan kalimat sederhana secara terbuka), Humble (Rendah hati dan tidak sombong), Action dan Consistency (Melaksanakan aksi nyata dan konsisten),” jelas motivator kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara ini.

Baca Juga
Alternatif Destinasi Wisata Jadi Tujuan Selama PPKM

Dicontohkan, Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh juga selesai dengan komunikasi. Pendekatan kultural dan terbukanya saluran komunikasi terbukti mampu menyelesaikan permasalahan dengan lebih efektif dan efisien. Terlebih silaturahmi juga dianjurkan agama. Silaturahmi harus didasari niat tanpa tendensi, nikmati bagaimana bahagianya bisa berbagi.

Artikel Menarik Lainnya :  Warga Desa Bubutan Diresahkan Kawanan Kera Liar

“Untuk membuktikannya tidak perlu jauh-jauh, jalin silaturahmi atau komunikasi dengan saudara atau tetangga terdekat. Kuatkan niat silaturahmi karena Allah, jangan berharap imbalan, berbagilah tidak harus uang,” ucap lelaki kelahiran 23 Januari 1970 itu.

Menurutnya, mereka yang cakap atau menguasai komunikasi akan meraih masa depan terbaik dalam perjalan hidup ini. “Pak Dandim 0708 Purworejo ini S2-nya juga komunikasi, cerdas sebab menguasai teori komunikasi dan cakap mempraktekannya,” ujarnya.

Disinggung komunikasi disaat pandemi, pandemi Covid-19 saat ini justru menjadi ladang pembuktian pentingnya komunikasi. Khususnya dalam mengambil kebijakan sekaligus mengawal kebijakan yang dilahirkan, sebab cara menjelaskan kebijakan paling mudah dengan contoh atau keteladanan.

Masyarakat saat ini sudah jengah dinasehati, kebanyakan aturan tanpa contoh justru kontra produktif dan kerap memunculkan perlawanan. Penerapan protokol kesehatan Covid-19 misalnya, ambil satu contoh kasus yang riil terjadi di lingkungan sekitar. “Ada pasien yang meninggal karena Covid-19, baik itu tokoh atau saudara dekat angkat, sebab biasanya mereka yang ngeyel akan tersadarkan ketika musibah itu menimpa orang terdekat,” ujarnya.

Dandim 0708/Purworejo, Letkol Infanteri Lukman Hakim mengaku beruntung mendapat kesempatan mendengar motivasi dari sosok Dr Aqua Dwipayana yang sudah dikenal luas di kalangan TNI sebagai sosok motivator handal kaya pengalaman. Dandim merasa terhormat mendapat transferan ilmu yang sangat berguna, terlebih tidak hanya teori yang disampaikan tetapi perjalan hiru yang riil hadir sebagai kekuatan komunikasi.

“Ini kehormatan bagi saya, saya sudah menduga beliau datang dengan banyak kejutan, membuktikan langsung berbuat baik dan membuka jaring komunikasi yang luas akan membuka jalan rezeki yang luas juga. Apa yang disampaikan akan menguatkan saya dalam menjalankan tugas di Purworejo, satu yang saya garis bawahi, kita harus perkuat komunikasi dengan masyarakat, dan prajurit harus kuat berkomunikasi,” ucapnya. (luk) 

Artikel Menarik Lainnya :  PPKM Diperpanjang, Pemkab Purworejo Diminta Gelontorkan Bantuan