Hormati PPKM, DPRD Kota Magelang Batalkan Rencana Kunker

SEKWAN. Sekretaris DRPD Kota Magelang, Indah Dwi Antari.
SEKWAN. Sekretaris DRPD Kota Magelang, Indah Dwi Antari.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG– DPRD Kota Magelang memutuskan tak menggelar maupun menerima kunjungan kerja (Kunker) selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) 11-25 Januari. Hal itu sebagai upaya wakil rakyat untuk mendukung pemerintah menggelar PPKM, guna mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

Sekretaris DPRD Kota Magelang, Indah Dwi Antari mengatakan, agenda kunker selama PPKM sudah dibatalkan. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya, Januari menjadi agenda terbanyak DPRD Kota Magelang mendapat kunjungan dari wilayah lain.

“Kali ini tidak. Hal ini mengingat Kota Magelang masuk dalam PPKM bersama sejumlah daerah di Jawa Tengah,” ujarnya, Senin (18/1).

Menurut Indah, akhir Januari nanti sudah ada surat pemberitahuan jika akan ada kunjungan DRPD dari aderah lain. Surat tersebut, kata Indah, sudah lebih dulu masuk dari pada surat edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah terkait pelaksanaan PPKM.

“Tapi akhirnya dibatalkan karena adanya SE tersebut,” katanya.

Ia menuturkan, karena tidak ada jadwal kunker itu, maka segenap anggota dewan dapat fokus mengikuti program musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan yang diadakan Pemkot Magelang. Musrenbang tingkat kelurahan dimulai Senin (18/1) sampai Kamis (28/1).

“Sudah kita susun jadwalnya untuk 17 anggota dewan. Jadwal pertama hari ini di Kelurahan Kemirirejo dengan menghadirkan Bu Titiek Utami sebagai narasumber. Karena hanya 17 kelurahan, maka tidak semua anggota sebanyak 25 bisa masuk jadwal,” tuturnya.

Baca Juga
Terjadi 36 Kali Guguran Lava Pijar

Di masing-masing kelurahan, katanya, hanya menghadirkan satu anggota DPRD yang menjadi narasumber. Anggota DPRD, kata dia, memaparkan tugasnya sebagai anggota dewan di hadapan peserta Musrenbang sekaligus menyerap apa yang menjadi usulan masyarakat.

“Tidak seperti biasanya, Musrenbang kali ini dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Anggota cukup dari kantor dan menyampaikan pokok materinya kepada peserta Musrenbang melalui aplikasi itu,” jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Ini Bukti DPR Tidak Peduli Rakyat, Beri Fasilitas Isoman di Hotel

Indah menambahkan, setelah Musrenbang tingkat kelurahan selesai akan dilanjut Musrenbang tingkat kecamatan. Menurut rencana tingkat kecamatan akan dilakukan pada bulan Februari mendatang.

“Untuk tingkat kecamatan nanti rencana yang menjadi narasumber dari unsur pimpinan, yakni Ketua dan Wakil Ketua DPRD. Karena itu, di Musrenbang tingkat kelurahan ini tidak kami masukan pimpinan menjadi narasumber,” ungkapnya.

Indah menyebut bahwa diberlakukannya PPKM tidak berpengaruh signifikan terhadap layanan Sekretariat maupun Anggota DPRD Kota Magelang. Meski rapat dijalankan secara virtual, tetapi dirinya yakin, tujuan utamanya akan tetap tertampung.

“Rapat secara virtual ini bukan hal yang baru. Jadi mereka sudah semakin terbiasa. Walaupun kita memberlakukan work from home (WFH) bagi sebagian ASN, tetapi layanan tidak mengalami penurunan,” tandasnya. (wid)