Bojong Berkembang Fasilitasi Warga Pembudidaya Tanaman Hias

TANAMAN HIAS. Pengunjung menerapkan protokol kesehatan saat mengunjungi Grand opening Central Tanaman Hias, Bojong Berkembang di Dusun Bojong Desa Giyanti Candimulo.
TANAMAN HIAS. Pengunjung menerapkan protokol kesehatan saat mengunjungi Grand opening Central Tanaman Hias, Bojong Berkembang di Dusun Bojong Desa Giyanti Candimulo.

MAGELANGEKSPRES.COM,CANDIMULYO – Warga Dusun Bojong Desa Giyanti Kecamatan Candimulyo yang budidaya tanaman hias difasilitasi dalam menjual produknya. Tempatnya Central Tanaman Hias, Bojong Berkembang yang melakukan grand opening pada Minggu (17/1/2021).

Ketua Panitia kegiatan tersebut, Baihaki mengatakan, tempat tersebut dibuat untuk memfasilitasi warga setempat yang berbudidaya tanaman hias agar lebih mudah dalam menjual produknya.

“Ada sekitar 85 persen penduduk sini yang berbudidaya tanaman hias. Sebelumnya mereka hanya berjualan di rumah-rumah, sehingga menyebar dan tidak terpusat. Karenanya dengan adanya Central Tanaman Hias, Bojong Berkembang ini dapat memusatkan penjualan hasil budidaya tanaman hias milik warga. Dan dinaungi oleh Kelompok Wira Usaha Desa, Bojong Berkembang,” terang Baihaki.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari Sabtu (16/1/2021) dan Minggu (17/1/2021). Dengan kegiatan pameran tanaman hias, peresmian Central Tanaman Hias, Bojong Berkembang dan lelang tanaman hias.

“Hasil lelang sebagian akan didonasikan kepada korban bencana alam, termasuk Gempa di Sulawesi Barat,” papar Baihaki.

Terdapat 36 lapak dilokasi tersebut yang sebelumnya adalah tanah bengkok sawah milik Desa Giyanti yang kurang produktif, karena merupakan sawah tadah hujan.

“Warga di sini sudah memulai budidaya tanaman hias sejak tahun 1989 sebagai pelopor tanaman hias. Sehingga menjadi pusat tanaman hias di Magelang. Dan mulai berkembang lagi pada tahun 2019 hingga sekarang awalnya hanya 60 persen warga saja, karena pamor tanaman hias naik lagi warga pembudidaya tanaman hias naik menjadi 85 persen,” ungkap Kepala Desa Giyanti Heru Kurniawan.

Heru menambahkan, mayoritas tanaman yang dijual adalah tanaman taman atau outdoor yang terkena sinar Matahari langsung.

“Warga di sini membudidayakan tanaman hias pada umumnya, yang dapat ditanam di luar ruangan dan terkena sinar Matahari langsung, sehingga perawatannya mudah,” imbuh Heru.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Pelamar CASN di Kabupaten Magelang Capai 11.605 Orang