Update Kasus Covid-19 di Purworejo, Tambah 14 Kasus, 1 Orang Meninggal Dunia

Update Kasus Covid-19 di Purworejo, Tambah 14 Kasus, 1 Orang Meninggal Dunia
Update Kasus Covid-19 di Purworejo, Tambah 14 Kasus, 1 Orang Meninggal Dunia

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih fluktuatif dan menunjukkan tren kenaikan dari hari ke hari. Pada Jumat (18/12), ada penambahan 14 kasus konfirmasi positif.

Informasi itu disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, Jumat (18/12). Menurutnya, 14 orang konfirmasi positif tersebut berasal dari berbagai klaster dan kecamatan.

Sementara untuk jumlah pasien meninggal dunia ada tambahan 1 orang, yakni  warga di Kecamatan Purworejo.

“Total meninggal dunia 73 orang,” sebutnya.

Dengan adanya tambahan tersebut, total konfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini mencapai 1.894 orang. Sebanyak 1.467 orang di antaranya dinyatakan sembuh/selesai isolasi.

Adapun pasien yang menjalani rawat inap ada 41 orang. Berikutnya yang masih isolasi mandiri ada 313 orang.

Menurut Rita, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo terus mewaspadai munculnya kasus baru dengan melakukan deteksi penularan melalui Rapid Diagnostic Test (RDT) maupun Swab Test. Hingga saat ini, total swab yang dilakukan sudah 15.212 kali.

“Hasil swab negatif sebanyak 12.021 dan yang sedang menunggu hasil swab 1.296,” jelasnya.

Ditegaskan, kasus konfirmasi positif masih fluktuatif. Karena itu, pihaknya kembali menghimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kesadarannya untuk mematuhi 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

“Masyarakat juga harus rajin beraktivitas fisik atau olahraga untuk menguatkan daya tahan tubuh,” tegasnya. (top)

#satgascovid19 #ingatpesanibu#pakaimasker #jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun

Artikel Menarik Lainnya :  Bensin Tumpah Saat Menambal Ban, Rumah dan Bengkel Terbakar