Truk Tangki Terguling, Banjir Solar di Jalur Sindoro Sumbing Kertek

JALUR TURUNAN. Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur turunan panjang, jalan Sindoro Sumbing Kertek. Satu unit truk tangki angkut solar diduga alami rem blong dan terguling di Dusun Prumbanan Purwojati Kertek
JALUR TURUNAN. Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur turunan panjang, jalan Sindoro Sumbing Kertek. Satu unit truk tangki angkut solar diduga alami rem blong dan terguling di Dusun Prumbanan Purwojati Kertek

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur turunan panjang, Jalan Sindoro Sumbing Kertek. Satu unit truk tangki pengangkut solar diduga alami rem blong dan terguling di Dusun Prumbanan Purwojati Kertek. Tidak ada korban jiwa, namun beberapa orang alami luka cukup serius. Selain itu muntahan solar juga menggenang di jalur tempat kejadian perkara.

“Sebuah tangki bermuatan solar mengalami kecelakaan di Jalan Raya Wonosobo-Parakan, tepatnya masuk Dusun Prumbanan, Desa Purwojati, Kecamatan Kertek, Wonosobo pada Jumat (18/12). Kecelakaan tersebut terjadi diduga karena tangki bermuatan 8 ribu liter solar tersebut mengalami rem blong,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Wonosobo, Ipda Sudar.

Menurutnya,  peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Bermula saat truk tangki dengan Nopol G 1436 RF yang dikemudikan Irwan Kristiyanto (36) warga Tanjungmas, Kota Semarang yang melaju dari arah Kledung menuju Kertek Wonosobo.

Mendekati lokasi kejadian, sewaktu melewati jalan yang menurun panjang kemudian menikung kekanan, rem diduga tidak berfungsi dengan baik. Sehingga tangki melaju tidak terkendali dan menabrak sepeda motor Honda Revo dengan Nopol AA 4257 YP yang melaju searah di depannya.

“Sepeda motor yang dikendarai Didik Widadi (38) berboncengan dengan Komsiah (67) warga Pagerejo tersebut tertabrak dari belakang. Pengendara sepeda motor pun terpental ke jalan,” terangnya.

Baca Juga
Banjir di Purworejo Rendam Ratusan Hektar Sawah

Tidak sampai di situ, truk masih melaju dan baru berhenti setelah terguling di jalur berlawanan arah. Solar pun tumpah dan menyebabkan jalan di sekitar lokasi menjadi licin. Kemacetan kendaraan dari dua arah juga tidak terhindarkan.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk tangki mengalami memar pada kepala dan tidak sadarkan diri. Sementara pengendara sepeda motor mengalami memar pada kaki kiri dan putus kaki kanan.

Artikel Menarik Lainnya :  Waspada! Kasus Covid-19 di Kota Magelang Terus Bertambah

“Satu korba lagi pembonceng sepeda motor mengalami memar kepala. Ketiga korban di rawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo,” jelasnya.

Dari peristiwa itu, kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta. Sedangkan kedua kendaraan sudah diamankan di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Wonosobo untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan lebih dari 3 jam. Tumpahan solar juga sudah disemprot menggunakan mobil pemadam kebakaran. Namun para pengendara tetap harus berhati-hati saat melalui jalur tersebut.

“Kami imbau kepada pengguna jalan yang melintas jalur turunan panjang Sindoro Sumbing Kertek untuk hati-hati. Tumpahan solar cukup banyak di jalan,” pungkasnya.(gus)