Seorang Lansia Ditemukan Tewas di Kolam Rendam Air Panas

RELAWAN. BPBD dan pihak Kepolisian serta relawan melakukan evakuasi terhadap jasad Ngadio (80) sebagai warga Kampung Sruni Jaraksari Kecamatan Wonosobo yang ditemukan tewas di kolam rendam Tegalsari Garung.
RELAWAN. BPBD dan pihak Kepolisian serta relawan melakukan evakuasi terhadap jasad Ngadio (80) sebagai warga Kampung Sruni Jaraksari Kecamatan Wonosobo yang ditemukan tewas di kolam rendam Tegalsari Garung.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Warga Desa Tegalsari Kecamatan Garung dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat lansia berjenis kelamin laki-laki di kolam rendam air panas desa setempat. Korban belakangan diketahui bernama Ngadio (80) sebagai warga Kampung Sruni Jaraksari Kecamatan Wonosobo.

“Korban ditemukan oleh warga pada pukul 08.00 WIB pagi hari, diduga mengalami sakit jantung saat berendam sendirian. Kondisi sudah meninggal dunia di kolam rendam air panas Tegalsari Garung,” ungkap Kepala BPBD Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim Kurniawan, kemarin.

Menurutnya, penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi pada pukul 09.40 WIB. Sedangkan dari hasil informasi yang diterima dari pihak keluarga, bahwa korban berangkat dari rumah sekitar jam 00.50 WIB ke pemandian hangat Tegalsari atas.

Namun, baru diketahui sekitar pukul 09.00, korban ditemukan warga yang sedang mandi dengan keadaan sudah meninggal dunia dan dilaporkan ke pemerintah desa dilanjut ke kecamatan. Kemudian oleh Camat Garung dilaporkan kepada Kalaks BPBD Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga
Truk Tangki Terguling, Banjir Solar di Jalur Sindoro Sumbing Kertek

Pihaknya mengaku, setelah menerima informasi langsung ke tempat kejadian perkara. BPBD mengerahkan satu unit mobil ambulance dengan disiapkan kantong jenazah dan 4 orang personil untuk evakuasi pengambilan jenazah di TKP dengan pendampingan pihak kepolisian, TNI dan puskesmas .

“Setelah dilakukan proses pemeriksaan dari pihak tim medis Puskesmas Garung, korban dibawa dengan  ambulance ke kampung halaman Kampung Sruni Desa, Kelurahan Jaraksari untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.

Zulfa mengingatkan kepada semua pihak, utamanya bagi keluarga yang memiliki lansia untuk meningkatkan penjagaan dan berhati-hati agar kasus serupa tidak terulang.

“Ini imbuan saja, semua harus hati-hati. Cuaca sedang tidak mendukung, hujan deras seharian masih sering muncul, bagi keluarga yang memiliki lansia atau anak-anak perlu waspada,” pungkasnya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Selamat, Perpusda Wonosobo Jadi Terbaik Se-Jateng