Dinkes Kabupaten Magelang Siapkan Primary Care

Caption : Kasi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo
Caption : Kasi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG- Hingga saat ini Indonesia masih mempersiapkan vaksin untuk covid-19. Nantinya vaksin yang akan digunakan di Indonesia vaksin Sinovac. Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang sedang mempersiapkan sistem informasi PCare (Primary Care) terkait pelayanan imunisasi.

“Tanggal 14 Desember 2020 diterbitkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang terkait fasilitas kesehatan tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” kata Kasi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo.

Hal itu disampaikannya saat Press Conference Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang di Ruang Command Center Setkab Magelang, Jumat (18/12/2020).

Diterangkan, nanti setiap orang yang akan meminta pelayanan vaksinasi harus mendaftar terlebih dahulu. Kemudian di data dan disiapkan sehingga setiap pelayanan kesehatan mampu memberikan pelayanan optimal dan akuntabel.

Terkait sistem PCare, rumah sakit yang disiapkan terlebih dahulu adalah rumah sakit negeri yang terdiri dari 29 Puskesmas ditambah RSUD Merah Putih dan RSUD Muntilan.

“Saat ini baru rumah sakit itu dulu yang kita siapkan PCarenya karena puskesmas itu sudah bekerjasama dengan BPJS dan fasilitas PCare ini dari BPJS. Otomatis bisa langsung menggunakan user dan acounnya,” pungkas Dwi.

Baca Juga
Dishub Kota Magelang Batasi Pergerakan Arus Lalu Lintas Malam Tahun Baru

Adapun vaksin untuk Covid-19, menurut Dwi, sampai saat ini proses masih dalam persiapan. Dengan sasaran prioritas (tenaga kesehatan) yang melayani langsung di rumah sakit dan Puskesmas.

“Kalau di negara lain seperti Inggris dan USA sudah melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Pfizer. Sementara saat ini Indonesia lebih memilih vaksin Sinovac yang sebagian masih dalam uji coba dan akan diolah oleh Biofarma, dan pada saatnya nanti akan diberikan kepada sasaran prioritas (tenaga kesehatan) yang melayani langsung masyarakat di lapangan baik di rumah sakit dan puskesmas,” jelas Dwi Susetyo.

Artikel Menarik Lainnya :  Tak Kapok, Residivis di Magelang Kembali Rampas HP dan Uang

Sampai dengan saat ini, lanjut Dwi Susetyo, jumlah vaksin yang akan diterima oleh Jawa Tengah sebanyak kurang lebih 100.000-120.000 ampul.

“Maka kalau dibagi dengan 37 Kabupaten/Kota maka Kabupaten Magelang kurang lebih mendapatkan 2.700 vaksin yang akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, karena dalam filosofi kebencanaan yang diprioritaskan adalah orang yang menolong supaya mereka bisa menolong yang lebih perlu ditolong,” papar Dwi.(cha)