Pemkot Magelang Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Cukup  Sampai Akhir Tahun

MENCUKUPI. Pemkot Magelang memastikan ketersediaan bahan bakar gas (LPG) bersubsidi mencukupi hingga malam pergantian tahun 2021 mendatang.
MENCUKUPI. Pemkot Magelang memastikan ketersediaan bahan bakar gas (LPG) bersubsidi mencukupi hingga malam pergantian tahun 2021 mendatang.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pemkot Magelang memastikan kebutuhan pokok masyarakat mencukupi hingga akhir tahun 2020, khususnya untuk memenuhi kebutuhan saat Natal dan Tahun Baru 2021. Kebutuhan pokok yang dimaksud antara lain bahan bakar minyak (BBM), LPG bersubsidi, sembako, dan lainnya.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan, selain kesiapan kebutuhan pokok, antisipasi kerumunan massa perlu dipertegas karena penyebaran Covid-19 di wilayah setempat yang masih tinggi. Sigit pun menekankan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bersama memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menggelar perayaan tahun baru dengan berkerumun.

“Sosialisasi tentang protokol kesehatan berikut penegakkannya harus terus dilakukan. Termasuk di tempat-tempat yang berpotensi kerumunan karena langkah seperti ini menjadi upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Sigit, kemarin.

Di sisi lain, ia juga meminta jajaran OPD memetakan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2021. Termasuk kesiapan sarana dan prasarana transportasi, potensi bencana, hingga kegiatan pengamanan di Kota Magelang.

Baca Juga
Masih Banyak Warga Woonosobo Tak Disiplin Bermasker, Terdata Ratusan Pelanggar Dalam Dua Hari

“Kesiapan-kesiapan di lapangan perlu diketahui baik itu kesiapan infrastruktur, maupun kesiapan kebutuhan pokok masyarakat. Saya harap perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Magelang bisa berjalan lancar,” tandasnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Magelang, Agus Satiyo Hariyadi mengatakan, stok kebutuhan pokok masyarakat, BBM, dan LPG 3 kilogram bersubsidi diperkirakan cukup ketersediaannya hingga malam pergantian tahun mendatang.

Menurutnya, situasi perkembangan harga rata-rata kebutuhan pokok stabil, hanya beberapa komoditas dalam seminggu terakhir mengalami peningkatan yang signifikan dikarenakan kondisi cuaca. Komoditas tersebut antara lain, bawang merah besar, cabai merah keriting, dan bawang putih.

Artikel Menarik Lainnya :  Gelar Undian Berhadiah, Artos Manjakan Kosumen

Ia menjelaskan, terkait kesiapan sarana dan prasarana transportasi, survei kondisi jalan, kebersihan, dan siaga bencana sudah dimatangkan sedemikian rupa, untuk mendukung pelaksanaan Hari Raya Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Pasukan gabungan dari Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri akan intensif menggelar operasi pengamanan guna mengantisipasi pelanggaran Perda dan gangguan ketertiban seperti pelanggaran Pedagang Kaki Lima (PKL),  pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT), pengamen, tindak asusila serta pengamanan even dan keramaian,” jelasnya.

Ia menyebutkan, personel Satpol PP akan diterjunkan sebanyak 8 regu dengan kendaraan 2 mobil truk, 3 mobil patroli, 1 patwal, dan 2 personel menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Machbub Yani Arfian mengatakan tempat pariwisata, restoran, dan perhotelan diimbau untuk tak menggelar perayaan Tahun Baru, yang berpotensi membuat kerumunan massa.

“Sesuai dengan surat edaran Gubernur Jawa Tengah, untuk mencegah potensi penambahan klaster baru Covid-19, karena kegiatan perayaan tahun baru berpotensi menimbulkan kerumunan. Di Kota Magelang kita arahkan pengelola usaha untuk tidak menggelar perayaan malam tahun baru,” ujarnya.

Terpisah, Asisten Bidang Administrasi Setda Kota Magelang, Taufiq Nurbakin menjelaskan, malam pergantian tahun di Kota Magelang tidak dihiasi dengan pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagai gantinya, Pemkot Magelang berencana membuat pertunjukan seni dan doa bersama secara virtual, Kamis (31/12) malam nanti.

“Karena masih suasana pandemi Covid-19 maka pesta kembang api yang biasanya menjadi acara tutup dan buka tahun tidak diselenggarakan di Kota Magelang,” ucapnya.

Masyarakat, kata dia, diimbau untuk menyaksikan berbagai pentas kesenian tersebut dari rumah. Sebab, pemerintah tidak memfasilitasi tempat untuk pengunjung secara langsung.

Artikel Menarik Lainnya :  Pembangunan Zona Integritas Menghasilkan Pelayanan yang Berkualitas

“Tidak ada kerumunan yang kita harapkan. Masyarakat diminta menonton dan berdoa bersama melalui rumah masing-masing. Untuk tempat (pertunjukan seni) belum ditentukan,” jelasnya. (wid)