Pemkab Temanggung Sudah Siapkan Personil Vaksinasi

Bupati Temanggung M Al Khadziq
Bupati Temanggung M Al Khadziq

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung siap melakukan vaksinasi terhadap pasien COVID-19, seiring dengan pernyataan pemerintah terkait pembagian vaksin gratis untuk masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik atas keputusan pemerintah pusat, vaksin sudah sangat dibutuhkan guna menekan laju paparan corona virus,” kata Bupati Temanggung M Al Khadziq, kemarin.

Ia mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mengapresiasi keputusan pemerintah pusat. Apabila vaksin datang Pemkab Temanggung telah siap dari segi personil. Bahkan, jauh-jauh hari telah dilakukan persiapan SDM yang nantinya akan mendapat tugas untuk melakukan vaksinasi.

“Kita menunggu perintah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), begitu ada perintah petunjuk teknis kita siap melaksanakan. Tapi infrastruktur kita siap manakala diminta untuk gerak cepat memberikan vaksin kepada masyarakat, sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan,” ujarnya, Kamis (17/12).

Menurut Khadziq, saat ini infrastruktur rumah sakit, puskesmas, tenaga medis, para medis, dan juga masyarakat siap jika sewaktu-waktu akan dilakukan vaksinasi. Ia bahkan berharap vaksinasi itu bisa dilakukan sesegera mungkin.

“Harapan saya vaksinasi ini bisa dilakukan sesegera mungkin. Saya mohon kalau bisa awal Januari 2021 vaksin sudah bisa diberikan kepada masyarakat. Sehingga kasus Covid menurun, masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, kondisi ekonomi membaik, kondisi Kabupaten Temanggung tambah membaik,” katanya.

Menurutnya, saat ini Pemkab Temanggung tinggal menunggu petunjuk teknis dan siap bergerak. Dikatakan, bisa jadi pemberian vaksin itu apakah berdasar kondisi geografis, berdasarkan golongan umur dan lain sebagainya.

Terkait dengan kuantitatifnya berapa jumlah vaksin yang akan dibagi ke Temanggung sampai saat ini memang belum ada keterangan pasti,

“Makanya kita belum tahu petunjuk teknisnya seperti apa, golongan umur berapa yang diberikan vaksin, kemudian kalau bukan golongan umur misalnya berdasarkan geografis kota atau desa. Atau berdasarkan profesi, misalnya wartawan duluan bupati belakangan siapa tahu, karena wartawan itu tugasnya penting sekali,” tutupnya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Vaksinasi Penyandang Disabilitas Butuh Pelayanan Khusus