SMKN 3 Gelar Workshop Penyusunan Dokumen Sekolah Rintisan BLUD

WORKSHOP. Kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Sekolah Rintisan BLUD oleh Kepala SMKN# Magelang dengan TIM BLUD sekolah.
WORKSHOP. Kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Sekolah Rintisan BLUD oleh Kepala SMKN# Magelang dengan TIM BLUD sekolah.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG UTARA – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Magelang menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Sekolah Rintisan Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD) di aula sekolah setempat, Selasa (15/12/2020).

Acara dimulai pukul 08.00 WIB, diawali dengan berdoa bersama dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan kepala sekolah mengikuti acara selanjutnya.

“Mengapa SMK harus BLUD? Karena BLUD itu merupakan langkah strategis Direktorat Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka memberi payung hukum kepada SMK agar dapat menjalankan Unit Produksi, Teaching Factory, dan usaha-usaha lainnya yang selama ini sebagai sarana meningkatkan kompetensi secara realistis. Oleh karena itu BLUD harus bisa diterima semua pihak. Orientasi BLUD banyak melibatkan peserta didik sehingga setelah kegiatan harus ada refleksi yakni dengan cara menuliskan pengalaman belajarnya sehingga peserta didik yang lain dapat belajar dari pengalaman temannya,” kata Kepala SMK N 3 Magelang, Drs Supriyatno MPd.

Narasumber Endri Aribowo SSn, menyampaikan bahwa semua warga SMK Negeri 3 Magelang diharapkan mampu menjadi agen untuk menciptakan hal-hal yang baru dan unik dalam mengelola sumber daya yang ada untuk menemukan beberapa peluang usaha demi mewujudkan /meningkatkan kesejahteraan dalam diri dan lingkungan.

Adapun misi BLUD di SMK Negeri 3 Magelang di antaranya (1) mewujudkan layanan pendidikan yang prima dan berbasis wirausaha, (2) mewujudkan tatakelola satu pintu yang profesional, akuntabel, dan transparan, (3) mewujudkan tamatan berjiwa wirausaha dan berwawasan lingkungan.

Baca Juga
Disdik Minta Persetujuan Wali Murid Soal Rencana Tatap Muka

Narasumber yang lain, Drs Edi Haryo Suseno mengatakan SOP (Standar Operasional Prosedur) BLUD untuk sekolah berbeda dengan SOP BLUD yang bukan bidang pendidikan. Program BLUD SMK Negeri 3 Magelang pada tahun pertama untuk memenuhi kebutuhan internal sekolah, sedangkan untuk tahun kedua sudah ekspansi (memenuhi kebutuhan internal dan eksternal sekolah).

Artikel Menarik Lainnya :  Layanan Akta Kelahiran Di Kota Magelang Masuk Nominasi Juara Nasional

Kegiatan selanjutnya dilaksanakan diskusi kelompok, kelompok pertama yang terdiri para Ketua Kompetensi Keahlian (K3) membahas Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sedangkan kelompok kedua yang beranggotakan Ketua Unit Produksi (KUP) membahas penetapan tarif.

Kegiatan diikuti 25 orang yang terdiri dari para wakil kepala sekolah, para ketua kompetensi keahlian (K3), WMM (Wakil Manajemen Mutu), dan unit produksi di SMK Negeri 3 Magelang yakni Perhotelan, Tata Boga, Tata Busana, Tata Kecantikan, dan Multimedia.

Ketua Kompetensi Keahlian Multimedia, Ir Sri Rahajuningsih, berharap dengan adanya BLUD dapat lebih meningkatkan kompetensi peserta didik dan bisa mengelola hasil produksi peserta didik dengan optimal.

Sus Triyati SPd yang menjabat Ketua Kompetensi Keahlian Tata Busana berpendapat, BLUD dapat mengoptimalkan hasil produksi peserta didik baik dari segi kualitas, kuantitas, dan pelayanannya.

Ketua Kompetensi Keahlian Tata Boga, Januwijarti SPd berharap dengan adanya BLUD siswa bisa meningkatkan kompetensi berwirausaha, berkarakter baik, dan belajar mendapatkan pendapatan untuk kesejahteraannya. Lain halnya dengan Ketua Kompetensi Keahlian Kecantikan, Maesaroh Nurlaela SPd yang menyampaikan bahwa pengelolaan usaha yang selama ini masih sendiri-sendiri di unit produksi maka dengan adanya BLUD menjadi terpadu dan terpusat sehingga memberi peluang keterlibatan peserta didik untuk berlatih dan terampil berwirausaha.

Dari Ketua Kompetensi Keahlian Perhotelan, Iswati Ardiyati SPd berharap pengelolaan usaha dari semua unit produksi kompetensi keahlian yang saling kolaborasi dan saling mendukung untuk kemajuan dan kesejahteraan keluarga besar SKM Negeri 3 Magelang secara transparan.

Sementara itu, Dra Rr Kurnia Tejowati dan Herin Setyowati SPd dari unit produksi Tata Boga, dengan terpilihnya SMK Negeri 3 Magelang menjadi SMK BLUD maka semua warga sekolah harus ikut berpartisipasi dengan bekerja sama dan bekerja bersama untuk menyukseskan program ini. (tim jurnalistik skaniga, umi khayah)

Artikel Menarik Lainnya :  Tobongsari Lockdown karena Mahasiswa Untidar, Ketua RT : Itu Hoaks