Pegowes Difalisitasi Jalur Khusus Sepeda 

PERSIAPAN. Pekerja tampak mempersiapkan jalur khusus sepeda di jalan protokol sekitar kota Purworejo.
PERSIAPAN. Pekerja tampak mempersiapkan jalur khusus sepeda di jalan protokol sekitar kota Purworejo.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Pegowes atau pengguna sepeda bakal memiliki jalur khusus sepeda di jalan protokol di sekitar kota Purworejo. Fasilitas jalur sepeda tersebut dibuat oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinhub Purworejo, Boedi Hardjono mengatakan, pengadaan jalur sepeda itu merupakan bantuan dari Kementrian Perhubungan.

“Jalur sepeda ini kami memanfaatkan jalur lambat yang ada di sepanjang Jalan Tentara Pelajar,” kata Boedi, saat dimintai konfirmasi di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut Boedi, jalan ini akan dimulai dari perempatan SMAN 6 Purworejo. Jalan ini sendiri selama ini memiliki jalur lambat yang cukup panjang hingga depan SMAN 1 Purworejo. Ini masih akan diteruskan dengan membuat penanda dari SMAN 1 Purworejo hingga kawasan Alun-alun Purworejo.

“Jadi dari Tentara Pelajar akan dihubungkan ke Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya belok kiri ke Jalan Mayjen Sutoyo,” imbuh Boedi.

Memanfaatkan sisi kiri jalan Mayjen Sutoyo, lurus hingga kawasan Alun-alun. Nantinya juga diterukan di depan kompleks rumah dinas Bupati dan finis di seputar SD Maria Purworejo.

“Rencananya penanganan jalur ini akan selesai di akhir tahun,” jelas Boedi.

Lebih jauh disampaikan jika saat ini tengah dilakukan pembuatan marka jalan khusus sepeda. Dalam marka itu juga dilukiskan mengenai sepeda.

“Khusus di kawaan alun-alun juga dibuatkan tempat khusus parkir sepeda. Dibuatkan semacam rak-rak begitu,” katanya.

Selain itu juga ada halte khusus yang bisa dimanfaakan oleh para pengguna sepeda. Dirinya yakin, adanya jalur khusus sepeda itu akan lebih memberikan rasa nyaman kepada para pesepeda.

“Tentunya kita juga berharap, masyarakat juga mengindahkan markanya ya,” imbuh Boedi.

Boedi juga menjelaskan jika rute yang ada memang masih terbatas. Mengenai tambahan jalur yang lain, Boedi mengaku jika bantuan dari pusat itu masih terbatas.

“Kita lihat nanti di lapangan, bagaimana respon dari masyarakat. Andaikan sangat bagus, tidak menutup kemungkinan jalurnya lebih diperpanjang,” katanya. (luk)