Hadapi Liburan Tahun Baru, Wisata di Wonosobo Terapkan Prokes Ketat

Hadapi Liburan Tahun Baru, Wisata di Wonosobo Terapkan Prokes Ketat
Hadapi Liburan Tahun Baru, Wisata di Wonosobo Terapkan Prokes Ketat

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Di masa liburan akhir tahun, pengelola wisata Wonosobo diminta untuk bisa menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 secara ketat. Tempat wisata di kabupaten setempat selama liburan akhir tahun 2020 tetap buka.

“Namun harus menerapkan prokes covid-19 secara ketat. Tidak boleh ada klaster baru wisata,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Wonosobo Kristiyanto.

Menurutnya, guna melihat bagaimana tata kelola agrowisata dan penerapan prokes covid-19, dirinya sudah melakukan sejumlah kajian dan ujicoba untuk liburan akhir tahun ini.

“Untuk wisata air sudah kita ujicoba. Namun kita tutup karena ada beberapa hal teknis,” sebutnya.

Kris menambahkan dengan pengeloaan yang lebih profesional, bukan tidak mungkin, agrowisata di Wonosobo akan bisa menarik wisatawan yang lebih banyak lagi dan tambah ramai.

Pihaknya memastikan semua pengelola tempat wisata di Wonosobo selama liburan akhir tahun dibuka secara penuh. Kecuali tempat wisata berbasis air, seperti Kolam Renang Mangli, masih ditutup total. Karena potensi kerumunan perenang di air sulit untuk dihindari.

Baca Juga
Jasad Bayi Dikubur di Kandang Kambing

“Semua pengelola wisata di Wonosobob mutlak harus menerapkan prokes covid-19 secara ketat. Tidak boleh ada satu pun tempat wisata yang abai terhadap persolan tersebut. Semua untuk keamanan, kesehatan dan keselamatan wisatawan dan pengelola tempat wisata,” ujarnya.

Menurut dia, semua tempat wisata, harus menerapkan gerakan 3 M. Yakni menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di air mengalir. Menjaga jarak antar pengunjung dan menghindari kerumunan. Wisatawan dan pengelola tempat wisata harus mengenakan masker.

“Pertugas tempat wisata juga akan mengukur suhu tubuh pengunjung dengan thermogun. Wisatawan meski sudah cuci tangan juga wajib membawa hand sanitizer. Standar prokes covid-19 diharapkan akan menjamin keamanan penularan dan penyebaran virus corona,” tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Stop Dispensasi Nikah di bawah Umur

Selama pandemi global covid-19, sebut Kris, pendapatan sektor pariwisata turun drastis, hanya mencapai 30 persen dari pendapatan di waktu normal sebelum ada wabah virus corona. Di era new normal tempat wisata di Wonosobo tetap dibuka dengan sistem adaptasi kehidupan baru.

Guna mencegah penyebaran virus covid-19, maka harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan. (gus)

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun