Satgas Covid-19 Perketat Protokol Kesehatan saat Libur Nataru

SOSIALISASI. Tim Satgas Covid-19 Temanggung melakukan sosialisasi dan pemantauan di sejumlah gereja setempat.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Menjelang akhir libur Natal dan Tahun baru 2021, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung semakin meningkatkan dan mengetatkan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kami sudah menyusun langkah-langkah untuk menekan penularan virus Corona,” kata Ketua Divisi Komunikasi dan Publikasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijiyanto kemarin.

Ia mengatakan, penyusunan langkah-langkah ini sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi kenaikan angka Covid-19 di penghujung tahun 2020 hingga awal tahun 2021 mendatang.

“Diprediksi, jika tidak dicegah, angka kasus pada awal tahun 2021 bisa terus meningkat, oleh karena itu antisipasi harus dilakukan sejak dini,” tegasnya.

Menurutnya, angka kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung terus mengalami perubahan, kadang mengalami kenaikan juga bisa mengalami penurunan karena banyaknya terkonfirmasi yang sudah sembuh. “Kenaikan, diantaranya hasil temuan dan tracing swab tes dari kontak erat pasien Covid-19. Sedangkan penularan diantaranya dari peningkatan kegiatan masyarakat, seperti kondangan dan pengajian. Sebenarnya telah ada penerapan protokol kesehatan namun diakui masih ada warga yang kurang taat,” kata Gotri.

Baca Juga
Sebar Konten Asusila, Seorang Pemuda Bernama SAS Ditahan

Dikatakan, meskipun satuan tugas terus berupaya menekan dan mencegah adanya kerumunan dan kegiatan masyarakat saat menjelang perayaan Natal dan tahun baru, namun tidak menutup kemungkinan akan ada kenaikan kasus.

Satgas Penanganan Covid-19 di Temanggung, kata dia, kini mulai gencarkan sosialisasi dan operasi dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Satgas di desa-desa serta Jogo Tonggo dioptimalkan kinerjanya. Mereka memastikan warga dan kegiatan masyarakat yang ada menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan virus Corona. “Kegiatan masyarakat seperti hajatan, pengajian dan even pertemuan maksimal 50 orang. Satgas akan awasi kegiatan, untuk memastikan penerapan aturan, jika memang terpaksa bisa dibubarkan,”katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Objek Wisata Kebun Raya Gunung Tidar Tutup Sementara

Instansi pemerintah sendiri, katanya, mengurangi kontak secara langsung antara pegawai atau ASN. Rapat-rapat digelar dengan memanfaatkan aplikasi di media sosial. Penularan di kalangan ASN juga terjadi, sehingga mereka yang terpapar harus menjalani pengobatan dan isolasi mandiri. “Kami tekankan pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Temanggung. Semua pihak harus menerapkan protokol kesehatan,”katanya.

Guna mencegah penyebaran virus covid-19, maka harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan. (set)

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun