Muntilan, Penambah Terbanyak, Kasus Positif Covid di Magelang

Muntilan, Penambah Terbanyak, Kasus Positif Covid di Magelang
Muntilan, Penambah Terbanyak, Kasus Positif Covid di Magelang

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Jumlah penambahan pasien terkonfirmasi positif pada Minggu (13/12/2020) terdapat 63 orang. Terbanyak dari Muntilan 15 orang, Grabag (11), Windusari (8), Borobudur (7), Salam (6), Secang (5), Mungkid (4), Mertoyudan (3) dan Ngluwar (2) orang serta satu orang di Tegalrejo dan Bandongan.

Meski demikian,  juga ada 31 orang yang dinyatakan sembuh. Mereka tersebar di Windusari 6, Candimulyo (6), Muntilan (4), Secang (4), Salam (2), Grabag (2), Dukun (2), dan satu orang tersebar di Borobudur, Mungkid, Sawangan, Ngluwar dan Pakis.

“Hari ini juga ada tiga pasien terkonfirmasi yang meninggal. Mereka berasal dari Salam, Tempuran dan Secang. Dengan tambahan itu semua, jumlah akumulasinya menjadi 4.148 orang. Rinciannya, 1.158 dalam penyembuhan, 2.884 sembuh dan 106 meninggal,” ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Minggu (13/12/2020).

Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 8 baru. Selain itu juga ada 4 sembuh dan 2 meninggal.

“Dua yang meninggal itu berasal dari Kajoran dan Salam. Untuk empat yang sembuh, tersebar di Borobudur, Secang, Pakis dan Bandongan. Kini jumlah pasien suspek ada 896 orang. Rinciannya, 62 dirawat, 769 sembuh, 29 menjalani isolasi mandiri dan 36 selesai melakukan isolasi mandiri,” papar Nanda.

Kendati jumlah penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang masih terus ada setiap hari, namun angka kematiannya tergolong paling rendah di Jawa Tengah. Hal ini tidak lepas dengan banyaknya pasien terkonfirmasi yang ditemukan melalui program swaf masif, sehingga bisa langsung ditangani.

“Ada keuntungan dengan banyaknya kasus terkonfirmasi ditemukan melalui program swab masif. Memang kemudian jumlahnya akan bertambah banyak, tapi justru hal itu bisa menjadi solusi untuk melakukan tindakan preventif,” terang Nanda.

Artikel Menarik Lainnya :  Jelang PTTM Kabupaten Magelang, Sekolah Dibekali PHBS dan 5M

Dengan semakin banyaknya pasien terkonfirmasi ditemukan, lanjut Nanda, maka bisa segera dilakukan upaya pengobatan. Dengan begitu, bisa menekan tingkat kematiannya. Hal ini bisa dibuktikan, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kabupaten Magelang berada di urutan keempat paling bawah tingkat kematiannya.

“Untuk saat ini, tingkat kematian akibat covid-19 di Kabupaten Magelang berada diurutan keempat paling bawah di Jawa Tengah. Terendah Kota Salatiga dengan rata-rata 1,19, Cilacap 2,28, Kebumen 1,65 dan Kabupaten Magelang 2,55,” ungkap Nanda.

Guna mencegah penyebaran virus covid-19, maka harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan. (cha)

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun