Masa Pengungsian Siaga Merapi Diperpanjang  hingga 31 Desember

CEK KESEHATAN. Tamu dicek kesehatannya saat mengunjungi Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Deyangan, dibawah pengawasan Bhabinkamtibmas Desa Deyangan Aipda Soim.
CEK KESEHATAN. Tamu dicek kesehatannya saat mengunjungi Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Deyangan, dibawah pengawasan Bhabinkamtibmas Desa Deyangan Aipda Soim.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Tanggap bencana masa pengungsian siaga Merapi diperpanjang lagi. Hal ini mengingat status gunung tersbeut masih siaga dan aktivitasnya masih tinggi.

“Diperpanjang sampai 31 Desember dan akan ditinjau lagi bila diperlukan,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto, Minggu (13/12/2020).

Kepala Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan Risyanto menuturkan, dalam rapat dengan pihak BPBD masa pengungsian diperpanjang hingga akhir Desember.

“Informasinya rapat kemarin perpanjang masa pengungsian, namun surat resminya belum sampai ke desa. Tempat kami merupakan Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Deyangan menampung warga pengungsi dari Desa Krinjing Kecamatan Dukun, sebanyak 119 Jiwa” tutur Risyanto.

Kendati diperpanjang, hal itu tidak menjadi masalah bagi pengungsi. Karena, hal tersebut merupakan langkah antisipasi yang terbaik mengingat aktivitas Gunung Merapi masih tinggi.

“Jumlah pengungsi ditempat kami masih tetap 119. Dan, saudara atau rekan dari warga pengungsi masih bisa berkunjung ke tempat pengungsian. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan,” papar Risyanto.

Sementara, Sekretaris Desa Banyurojo, Agus Firmansah mengungkapkan, saat ini di Gedung TEA Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan menampung pengungsi dari Desa Paten. Yaitu, terdiri dari Dusun Babadan 1 (286 Jiwa) melakukan pelayanan terhadap warga pengungsi dengan maksimal.

“Warga pengungsi harus betah ditempat kami, baik sarana dan prasarana harus memadai. Termasuk, bantuan dari pemerintah dan organisasi atau perorangan juga sudah banyak. Terkait dengan pencegahan covid 19, jika nanti masa pengungsian sudah habis atau sudah selesai, usulan kami warga pengungsi di cek kesehatannya kembali, seperti saat datang kesini. Sehingga datang bersih dan pulang juga bersih dari Covid 19,” papar Agus.

Guna mencegah penyebaran virus covid-19, maka harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan. (cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Kunjungin Toko Mas Mustika Magelang, Ivan Gunawan Ajak Masyarakat Investasi Emas

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun