18 Barista Adu Ketangkasan Menyeduh Kopi

SEDIH. Sejumlah peserta sedang menyeduh kopi saat lomba dilakukan di Kebun kopi di Desa Tlahab Kecamatan Kledung
SEDIH. Sejumlah peserta sedang menyeduh kopi saat lomba dilakukan di Kebun kopi di Desa Tlahab Kecamatan Kledung

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan pelaku kopi di Kecamatan Kledung untuk meningkatkan kualitas para penyeduh kopi. Melalui adu ketangkasan menyeduh kopi dengan metode V 60 (Pour Over) penentuan kualitas menyeduh dilakukan di Desa Tlahab Kecamatan Kledung, Minggu (13/12).

Syarifudin salah satu panitia menuturkan, di penghujung tahun 2020 ini, Sindoro Sumbing Coffe Forum sengaja menggelar lomba menyeduh kopi dengan tema Kopen Fun Brewing V60 2020. Lomba ini dilakukan di tengah-tengah kebun kopi di Desa Tlahab Kecamatan Kledung.

Dikatakan, lomba ini memang dilakukan dengan peserta sangat terbatas, hanya diikuti oleh 18 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jogjakarta.

“Peserta kami batasi hanya 18 saja, dari Kabupaten Wonosobo, Magelang, Cilacap, Banjarnegara, Semarang dan Jogjakarta. Ini sebagai salah satu bentuk ketaatan kami terhadap aturan pemerintah yang harus tetap menjaga jarak, dalam menghadapi pandemi Covid-19,” terangnya.

Menurutnya, dalam perlombaan ini semua peserta wajib menaati protokol kesehatan, panitia juga sudah menyediakan peralatan dan perlengkapan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara itu panitia lainnya Abed Andreas menambahkan, peserta yang ikut dalam lomba ini sebelumnya telah memalui proses pendaftaran. Mereka juga wajib menaati dan mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan, mengingat saat ini pandemi masih belum berakhir.

“Aturan kami rancang dan buat seketat mungkin,” katanya.

Ia menyebutkan, beberapa aturan yang wajib dipatuhi oleh peserta di antaranya, peserta wajib datang 30 menit sebelum lomba dilaksanakan, alat seduh, kopi dan air wajib menggunakan yang disediakan panitia dan peraturan lainnya yang tentunya sudah disosialisasikan kepada peserta.

Baca Juga
Ayah Nekat Bunuh Anaknya yang Masih Bayi

“Jika ada permasalahan dalam perjalanan selama perlombaan berlangsung kami selesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Industri Mesin Sangrai Kopi Tak Goyang Dihantam Pandemi

Sementara itu salah satu pelaku kopi di Kecamatan Kledung Zaenal Arifin menuturkan, pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi pelaku kopi untuk semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) maupun kopi.

Ia berharap, dengan perlombaan seperti ini bisa semakin meningkatkan keterampilan dan prestasi barista baik dari Wilayah Temanggung, Jawa Tengah dan Jogjakarta.

“Setidaknya kemahiran para barista dalam menyajikan kopi bisa semakin meningkat, dengan demikian kedepannya kopi Temanggung akan semakin terangkat,” tuturnya.

Pada lomba ini, juara pertama diraih Agustinus Hendrik dari Cupfine Coffee Magelang, Juara 2 Khrisna Buwono Kopi Cemeng Kendal, juara 3 Sultan Sri Biagi K Kopi Hits Purwokerto, jauara 4 Ricky Andika Toto Coffee Tlahab. (set)