Guru SMK Kesehatan Dihadiahi Tumpeng

BERBAUR. Guru dan murid SMK Kesehatan Purworejo tampak berbaur saat classmeet dan memperingati Hari Guru.
BERBAUR. Guru dan murid SMK Kesehatan Purworejo tampak berbaur saat classmeet dan memperingati Hari Guru.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – SMK Kesehatan Purworejo menggelar kegiatan Classmeet dan Hari Guru, Jumat (11/12). Clasmeet diadakan, setelah para siswa menempuh PAS (Penilaian Akhir Semester) ganjil. Di sela-sela acara, diisi dengan potong tumpeng untuk memperingati Hari Guru. Potong tumpeng dilakukan oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, SSos, MPd, didampingi guru-guru lainnya.

Usai potong tumpeng, para siswa mempersembahkan lagu-lagu dan memberikan setangkai bunga kepada guru-guru, sebagai bentuk cinta kasih mereka kepada guru di Hari Guru. Suasana haru tampak terlihat selama acara berlangsung.

“Sebagai guru dan kepala sekolah, tentunya ini merupakan hadiah yang paling istimewa dari anak-anak kita. Bagaimana mereka menghormati, menghargai kami sebagai gurunya,” kata Nuryadin, usai kegiatan.

Nuryadin juga menyadari, bahwa apa yang guru-guru lakukan juga belum maksimal. Para siswa juga meminta maaf atas segala kekhilafan yang mungkin terjadi selama ini.

“Kami atas nama guru juga mohon maaf, kalau barang kali selama mendidik anak-anak juga ada kekurangan, kesalahan, barangkali kami juga kurang serius dan ikhlas di dalam membimbing para siswa,” ungkap Nuryadin.

Dari moment tersebut, menurut Nuryadin, spiritnya adalah sama-sama untuk belajar menjadi orang yang lebih baik, lebih ikhlas, lebih tawadhu kemudian juga lebih bijaksana begitu.

Juga, jelas Nuryadin, membuktikan bahwa di SMK Kesehatan Purworejo terjalin kekompakan dan keharmonisan antara guru, yayasan, serta siswa, juga orangtua, yang besok Senin (14/12) dibuktikan pada penerimaan raport, karena nantinya yang terima raport adalah orang tua siswa.

“Ini salah satu satu kunci sukses sebuah sekolah. Harus bersatu, akur, dan sehati, antara guru, karyawan, siswa orang tua dan tentu juga yayasan serta masyarakat. Momen Hari Guru ini bagian dari menjaga keharmonisan itu,” kata Nuryadin.

Artikel Menarik Lainnya :  Kasus Korupsi Propedakin Kabupaten Purworejo Memasuki Babak Baru

Dijelaskan pula oleh Nuryadin, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, SMK Kesehatan Purworejo membentuk Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Satgas ini memiliki tugas, menetapkan dan melaksanakan rencana operasional pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah, menyusun strategi edukasi bagi warga sekolah guna memutuskan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, serta meningkatkan penerapan prosedur Covid-19 di lingkungan sekolah. (luk)