AMAN Jamin Tak Euforia, Pendukungnya Cukur Gundul

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Ketua Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Magelang, Nomor Urut 1 dr Muchammad Nur Aziz-KH Mansyur (AMAN), Dian Mega Aryani memastikan tidak akan melakukan euforia berlebihan, meski jagonya unggul versi hitung cepat. Pernyataan itu sebagai komitmen pihaknya, untuk mencegah kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

“Tidak. Tidak ada aksi kerumunan massa. Begitu kita mengetahui data yang sudah masuk lebih dari 50 persen, kita hanya melakukan aksi sujud syukur dan bershalawat di Kantor DPD Partai Golkar, 9 Desember kemarin,” kata Dian, kepada wartawan, Jumat (11/12).

Pihaknya akan tetap menunggu pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang secara resmi. Saat ini, pihaknya hanya melakukan rapat konsolidasi internal dan memilih untuk menjaga suasana di Kota Magelang tetap kondusif.

“Kita hanya melakukan rapat-rapat kecil untuk menyolidkan seluruh kader, pendukung, simpatisan, dan relawan. Sejauh ini tidak ada gejolak dan kami syukuri itu,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Magelang juga Wakil Ketua DPRD Kota Magelang tersebut menambahkan, dirinya tidak bisa membatasi gerak warga yang berinisiatif mewujudkan rasa syukur mereka dengan cara-cara positif.

“Kemarin ada yang mencukur gundul, saya kira itu wajar sebagai wujud rasa syukur. Tapi kami jamin tidak ada yang berlebihan,” jelasnya.

Pihaknya mengaku siap menjaga Kota Magelang tetap kondusif. Terlebih, jalannya pemungutan suara telah selesai. Saat ini, pihaknya berfokus untuk menjaga suara rakyat tersebut.

Baca Juga
Lima Toko Modern di Purworejo Masih Bermasalah, Izin Belum Beres Nekat Beroperasi

“Tugas kami sekarang adalah menunggu sampai ada pengumuman resmi dari KPU Kota Magelang. Apapun hasilnya, silang dukungan dan silang pendapat ini harus disatukan kembali karena itulah demokrasi. Ada yang menang dan pasti ada yang kalah,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Kota Magelang Raih Nirwasita Tantra dan Green Leadership tahun 2020

Sementara itu, dr Aziz, calon walikota Magelang pemenang versi hitung cepat juga mengajak seluruh masyarakat Kota Magelang untuk bersatu kembali. Di dalam demokrasi, terjadinya perbedaan pendapat adalah keniscayaan. Tapi setelahnya, masyarakat wajib bersatu menjaga kondusivitas Kota Magelang.

“Saya juga mengajak kepada sahabat saya, Paslon Nomor 2, supaya bersama-sama tetap menjaga kondusivitas di Kota Magelang,” tandasnya.

Berdasarkan laman KPU e-Rekap, Pilkada Kota Magelang yang diakses Jumat (11/12) pukul 11.25 WIB, Paslon Nomor Urut 1 AMAN mendapatkan 61,1 persen suara, sedangkan Paslon Nomor Urut 2 As Winner memperoleh 38,9 persen. Data yang sudah masuk sebanyak 133 TPS dari 233 TPS yang ada di Kota Magelang atau 57,08 persen.
Guna mencegah penyebaran Covid-19, maka harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan. (wid)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun