Terima Program PKK, SMK TI KC Bekali Alumni Masuk Iduka

BERSAMA. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Tengah foto bersama dengan para peserta saat pembukaan program PKK di SMK TI KC Purworejo, kemarin.
BERSAMA. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Tengah foto bersama dengan para peserta saat pembukaan program PKK di SMK TI KC Purworejo, kemarin.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – SMK Teknologi Informasi (TI) Kartika Cendekia (KC) Purworejo mengaktualisasikan Link and Match (penyelarasan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia industri) melalui program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dengan program tersebut, sekolah akan membekali pelatihan kepada para lulusan atau alumni untuk meningkatkan kecakapannya agar lebih siap memasuki dunia industri dan dunia kerja (Iduka).
Pembukaan program PKK secara simbolis berlangsung di sekolah setempat oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Tengah, Dr Nikmah Nurbaity SPd MPd BI, Kamis (10/12).
Dalam sambutannya, Nikmah Nurbaity menyebut PKK merupakan program keren alias bergengsi dari Kemendikbud. Menurutnya, tidak banyak sekolah dapat memperoleh program tersebut sehingga apresiasi layak diberikan oleh SMK TI KC Purworejo.
“Melalui program ini peserta akan dilatih agar memiliki kecakapan kerja dan siap diserap di dunia kerja,” sebutnya.
Kepada peserta, pihaknya berpesan agar dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu mencapai kompetensi. Kuasai kecapakan kerja, baik hard skill maupun soft skill.

Baca Juga
Unggul Tipis, Bung ToMo Tahan Deklarasi, Hormati Proses Rekapitulasi KPU

“Miliki soft skill yang bagus, gabungkan kehebatan dengan etika yang baik,” ungkapnya.
Kepala SMK TI KC Purworejo, Agus Setya Ardiaanto A.Md, menjelaskan bahwa program PKK merupakan bantuan dari Dirjen Pendidikan Vokasi serta Dirjen Kursus dan Pelatihan Kemendikbud yang didapat melalui pengajuan sekolah. Implementasinya, SMK TI KC akan menyelenggarakan PKK bagi 30 peserta melalui pelatihan 7 hari di sekolah. Berikutnya, selama 14 hari peserta akan berlatih langsung magang di Iduka.
“Sasaran utama program KKP ini adalah siswa yang baru saja lulus atau alumni yang belum bekerja. Kami juga menggandeng Balai Latihan Kerja sebagai lembaga pembimbing,” jelasnya.
Agus Setya mengungkapkan, PKK merupakan salah satu aktualisasi dari program Link and Match. Selain PKK, SMK TI KC juga telah bekerja sama dengan sedikitnya 11 Iduka di berbagai wilayah.
“Perkawinan antara sekolah dengan dunia industri menjadi hal yang sangat penting di sekolah ini. Harapannya link and match yang sudah berjalan ini benar-benar bisa meningkatkan kecapakan siswa sehingga siap memasuki dunia kerja,” ungkap Agus Setya didampingi Waka Humas,  Sigit Prasetyo. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Kasus Covid-19 di Purworejo Naik, Masih Ada Pelangggaran Prokes