Kantor Desa Grantung Dibobol Maling

TUNJUKKAN.Kades Grantung saat menunjukkan kantor desa yang dibobol maling.
TUNJUKKAN.Kades Grantung saat menunjukkan kantor desa yang dibobol maling.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Warga Desa Grantung Kecamatan Bayan Purworejo digegerkan dengan kejadian kantor pemerintah desa setempat yang dibobol maling saat malam pencoblosan, Rabu (9/12) malam. Akibat pencurian itu, sejumlah perangkat elektronik diantaranya 2 laptop merk Asus dan Acer serta uang milik desa sebesar Rp3.000.000 raib.

“Ya hilang dua laptop dan uang Pendapatan Asli Desa (PAD) sebanyak Rp 3.000.000. Total kerugian sekitar Rp 11.000.000,” kata Sekretaris Desa Grantung, Teguh Priyoko, kemarin.

Aksi pencurian diketahui oleh aparat desa setempat saat masuk kerja pada Kamis, (10/12) pagi sekira pukul 09.00 WIB.
“Belum tahu pasti kejadian (pencurian) jam berapa, ya kira-kira waktu malam sampai pagi. Karena balai desa mulai kosong itu pukul 18.00 WIB. Saat ditinggal, keadaan balai desa dalam keadaan terkunci, kecuali jendela,” kata Teguh.
Teguh menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak sadar jika telah terjadi pencurian. Hal itu diketahui saat sejumlah perangkat desa akan menggunakan laptop untuk bekerja.
“Saat mau menggunakan laptop ngerti-ngerti sudah tidak ada, kemudian bingung baru ketahuan ada 2 laptop hilang,” beber Teguh.
“Kemudian juga ditemukan laci milik bendahara sudah tidak terkunci, saat dilihat ternyata uang PAD sudah tidak ada,” katanya.
Dilokasi juga dtemukan gunting yang rusak, bengkok. Diduga gunting tersebut digunakan untuk mencongkel laci milik bendahara desa.
Mengetahui kejadian itu, kepala desa setempat kemudian melaporkan kegiatan tersebut kepada pihak Polsek Bayan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Hingga kini Polisi masih mendalami kasus tersebut.
“Tadi ditemukan sidik jari di jendela, tapi sudah rusak,” jelas Teguh. (luk)

Artikel Menarik Lainnya :  Pasang EWS, Debit Air Sungai Jali dan Sungai Dulang Bisa Dideteksi