Dugaan Politik Uang Warnai Pilbup Purworejo

DIAMANKAN. Sejumlah barang bukti dugaan politik uang diamankan Bawaslu Purworejo malam jelang pemungutan suara.
DIAMANKAN. Sejumlah barang bukti dugaan politik uang diamankan Bawaslu Purworejo malam jelang pemungutan suara.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO– Dugaan money politic atau politik uang mewarnai pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Purworejo Tahun 2020. Pada malam menjelang pemungutan suara, masyarakat dihebohkan dengan adanya kabar temuan praktik politik uang di wilayah Kecamatan Banyuurip.

Informasi itu berkembang cepat melalui grup WhatsApp dan media sosial facebook. Berdasarkan informasi tersebut diketahui bahwa tangkap tangan dilakukan oleh Satgas atau relawan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 01, Agustinus Susanto-Kelik Rahmat Kabuli, terhadap oknum yang diduga melakukan praktik politik uang dari Paslon 03, Agus Bastian Yuli Hastuti. Tim Paslon 01 kemudian melaporkannya ke Bawaslu Purworejo.

Sekretaris DPC PDIP Purworejo, Edi Sugiarto, yang juga tim pemenangan Paslon 01,  membenarkan laporan itu. Tim hukum Paslon 01 telah mendatangi Bawaslu dan melaporkan secara tertulis atas dugaan politik uang yang dilakukan oleh salah satu tim kubu Paslon lain di wilayah Kecamatan Banyuurip.

“Sama seperti yang beredar di berita medos baik FB dan lainnya, kami melaporkan secara resmi dugaan praktik money politik yang dilakukan oleh kubu Paslon itu,” sebutnya.

Dalam temuan dugaan praktik politik uang itu ditemukan bukti berupa stiker Paslon 03 dengan jumlah 53 lembar, uang pecahan lima puluh ribuan dan seratus ribuan, serta 45 amplop.

“Atas dasar temuan itu, maka kami langsung melaporkan ke Bawaslu,” ungkapnya.

Koordinator Divisi Hukum Humas Data dan Informasi Bawaslu Purworejo, Rinto Hariyadi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Kami mendapat satu laporan dari satu Paslon, tentang dugaan praktik politik uang,” jelasnya.

Menurutnya, pelapor datang ke Bawaslu Purworejo dengan membawa sejumlah barang yang diperkirakan sebagai bukti terjadinya politik uang. Selain pelapor, sejumlah warga juga mengantar pihak terlapor ke Bawaslu Purworejo.

“Kedua pihak dihadirkan di Bawaslu dan laporan ini akan kami tindaklanjuti. Kami berharap kedua pihak sama-sama kooperatif,” ungkapnya. (top)