Budidaya Lanceng Bawa Dampak Positif Ekologi Alam

KLANCENG. Budidaya lebah Klanceng dapat menghasilkan madu dan menjaga ekologi alam.
KLANCENG. Budidaya lebah Klanceng dapat menghasilkan madu dan menjaga ekologi alam.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Budidaya lebah madu, khususnya Lebah Klanceng (Lanceng), dapat membawa dapak positif bagi ekologi alam sekitarnya. Hal tersebut yang saat ini dikembangkan Pembudidaya Madu Klanceng Kebon Pasinaon di Dusun Glagah Desa Sirahan Kecamatan Salam, Magelang.

Salah satu Pembudidaya, Nicko Awan Gumilang mengaku, dirinya mengawali pada tahun 2018 dengan tiga koloni lebah klanceng jenis Tetragonula Leaviceps atau Klanceng Kecil.

“Saat ini sudah menjadi 30 koloni Lebah Klanceng

Jika untuk produksi madu jelas masih kurang banyak. Minimal ada 500 koloni. Kami baru panen madu Klanceng dua kali, hasilnya belum banyak,” ucap Nicko, Rabu (9/12/2020).

Kendati madu yang dihasilkan belum banyak, namun manfaat lainnya bisa didapat secara tidak langsung, yaitu ekologi alam sekitar dapat terjaga dengan baik. Hal ini agar lebah Klanceng dapat mencari madu maka keberadaan pestisida sintetis harus tidak ada.

“Kebetulan konsep Kebon Pasinaon ini adalah tempat untuk belajar anak-anak PAUD, agar bersentuhan dengan alam. Maka begitu banyak aneka pohon buah dan bunga ditempat ini, sehingga lebah Klanceng mengambil serbuk sari madu dari bunga-bunga tersebut,” jelasnya.

Agar dapat terus diambil oleh lebah, maka penggunaan pestisida sintetis harus dihilangkan. Dampak positifnya tanaman buah ditempat ini bebas pestisida sintetis.

Nicko menerangkan, kedepan hal tersebut akan dikembangkan lagi dengan melibatkan masyarakat dusun untuk turut membudidayakan lebah Klanceng, agar hasilnya dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga ekologi alam.

“Ke depan perlu melibatkan masyarakat, dengan demikian koloni lebah Klanceng akan semakin banyak dan produksi madu juga meningkat. Masyarakat disini sebagian sudah paham manfaat masu dan cara budidaya lebah Klanceng, selain itu ekologi alam di dusun yang masih banyak lahan pertanian akan lebih terjaga,” papar Nicko.(cha).

Artikel Menarik Lainnya :  Covid Naik, Uji Coba PTM di Kota Magelang Disetop