RSUD Temanggung Tambah Ruang Isolasi

KETAT. RSUD Djojonegoro semakin ketat melakukan pengecekan terhadap pengunjung rumah sakit.
KETAT. RSUD Djojonegoro semakin ketat melakukan pengecekan terhadap pengunjung rumah sakit.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung akan menambah fasilitas ruang isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Djojonegoro.

Kepala Divisi Informasi dan Komunikasi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto menjelaskan, daya tampung ruang isolasi dan perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Temanggung ini hanya mampu menampung paling banyak 67 pasien. Sehingga dengan semakin meningkatnya kasus Covid-19 akhir-akhir ini maka RSUD tidak lagi bisa menampung pasien.

“Memang tidak pernah pasti, kadang penuh kadang juga kosong. Tapi memang akhir-akhir ini sering penuh,” jelasnya, Jumat (4/12).

Untuk mengantisipasi terus bertambahnya pasien positif Covid-19, fasiltas ruang isolasi dan perawatan di rumah sakit tersebut akan ditambah hingga 100 ruangan. Dengan penambahan ini diharapkan bisa menampung semua pasien disaat ada peningkatan jumlah pasien.

“Akan ada penambahan khusus untuk penanganan Covid-19,” Jelas Gotri.

Baca Juga
Jurnalis ME Terpilih Jadi Ketua PWI Kota Magelang

Selain ada penambahan ruang di RSUD Djojonegoro, pemerintah juga sudah menyiapkan tempat untuk perawatan lanjutan bagi pasien yang sudah menjalani perawatan intensif di RSUD.

Menurutnya, tempat yang disiapkan khusus untuk perawatan lanjutan yakni Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Temanggung.

“Nantinya warga yang sudah menunjukan kesembuhan akan dirawat di BLK, dan yang tanpa gejala namun butuh perawatan juga akan dirawat di BLK. Ruang isolasi dan perawatan hanya yang bergejala dan butuh perawatan intensif,” tuturnya.

Dengan semakin meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Temanggung akhir-akhir ini, membuat pemerintah kembali menguatkan disiplin protokol kesehatan. Tidak hanya dilingkungan perkotaan saja namun hingga pelosok desa.

“Satgas Covid dari tingkat kabupaten hingga ke desa semua kembali harus menguatkan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Temanggung Bakal Punya Gedung Kesenian Senilai Rp10,8 M

Selanjutnya Gotri menghimbau agar seluruh masyarakat di Kabupaten Temanggung untuk semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan, hindari kerumunan, jaga kesehatan dan jangan lupa pakai masker.

“Cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir dilakukan secara rutin, cara ini memang harus dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat agar penyebaran Covid bisa semakin ditekan,” tandasnya. (set)