Pemkab Kendal Percepat Pembangunan Pasar Darurat

BERUPAYA - Pemerintah Kabupaten Kendal tengah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pembangunan pasar darurat sehingga nantinya pedagang dapat kembali beraktivitas.
BERUPAYA - Pemerintah Kabupaten Kendal tengah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pembangunan pasar darurat sehingga nantinya pedagang dapat kembali beraktivitas.

MAGELANGEKSPRES.COM,KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal tengah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pembangunan pasar darurat sehingga nantinya pedagang dapat kembali beraktivitas dan roda perekonomian di wilayah tersebut dapat kembali bergeliat.

“Kita telah coba di APBD perubahan untuk mengalokasikan anggaran, dan ini kita juga sudah siapkan Detail Engineering Design (DED) untuk pasar darurat yang kita siapkan agar lebih layak,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Moh Toha, Kamis (3/12/2020).

Diberitakan, pemerintah dinilai lamban melakukanrelokasi pedagang Pasar Weleri dan menjadi sorotan tajam salah satu peserta Rakorbid Ekuinda yang digelar oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kendal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kendal Fran Ardiansyah mengatakan, telah terdapat tiga tempat yang akan menjadi lokasi pasar darurat, dan proses saat ini terkait peta pasar darurat telah dibuat.

“Lokasi sudah kita tentukan, yang jelas berada di Weleri 2 atau pasar hewan, terminal depan pasar Weleri dan kita usahakan untuk sewa lahan milik swasta yang berada di sekitar Weleri 2,” katanya.

Untuk rincian pasar darurat per toko adalah 1,5 X 2 Meter, menurut perhitungan dari Disdag untuk lokasi terminal mampu menampung kurang lebih 200 kios, pasar hewan dan lahan milik swasta mampu menampung 1.200 kios. Terkait kebutuhan kios yang nyaris mencapai 2.000 kios, Disdag Kabupaten Kendal akan mencari kembali lokasi lahan kosong yang dapat digunakan untuk menampung. Fran Ardiansyah menambahkan jika saat ini pihaknya sedang berusaha untuk mempercepat proses pembangunan pasar darurat.

“Pasar darurat ini sudah kita upayakan secepat mungkin kita buat, namun kembali lagi karena terkait anggaran kemungkinan tetap awal tahun, namun untuk lahan dan pembuatan gambar sudah kita buat termasuk usulan anggaran,” ungkap Fran.

Artikel Menarik Lainnya :  Bantu Pemkab Kudus, Polda Jateng Akan Beri Tambahan Tenaga Kesehatan

Adapun untuk kebutuhan lahan lain, akan dicari seiring pembuatan pasar darurat dibangun. Sementara itu anggaran yang telah disiapkan untuk pembuatan pasar darurat adalah Rp1 miliar. (lid)