Gelar Doa Bersama dan Tumpengan, Warga Surojoyo Inginkan Pemilu Aman Damai

DOA. Ratusan warga Desa Surojoyo gelar doa bersama untuk pemilu damai dan aman di balai desa,

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO –  Jelang Pilkada yang digelar 9 Desember mendatang, warga Desa Surojoyo, Kecamatan Sapuran menggelar doa bersama di balai desa setempat Jumat (4/12). Di agenda doa bersama itu, warga mengharapkan perdamaian tetap terpelihara di tengah masyarakat sebelum dan paska pilkada.

Dengan dipimpin sesepuh desa, agenda doa diikuti ratusan warga dilanjutkan dengan menikmati hidangan nasi tumpeng lengkap dengan ingkung ayam dan lauk pauk.

“Kami warga Desa Surojoyo, melalui doa bersama ini ingin Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo tahun 2020 bisa berjalan aman dan damai. Dari Desa Surojoyo untuk Wonosobo, bersama menuju masyarakat yang lebih adil, aman, sejahtera dan damai,” tutur Kepala Desa Surojoyo, Sugeng Raharjo seusai acara.

Doa bersama tersebut menurutnya tidak lain adalah untuk memohon agar terciptanya situasi di Kabupaten Wonosobo yang kondusif dan terpilihnya pemimpin yang benar-benar bisa mengemban amanah rakyat. Lebih lanjut, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menyerukan agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam menentukan hak pilihnya pada Pilkada tahun ini dengan hadir ke tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga
Memilih Pemimpin itu Wajib

“Mari kita sambut pesta demokrasi Pilkada tahun 2020 ini dengan riang gembira dan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan. Mari gunakan hak pilih kita. Jangan jadi golongan putih atau golput, karena suara kita menentukan akan bagaimana Kabupaten Wonosobo kedepannya,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak percaya dengan berita bohong atau hoaks, postingan yang memancing SARA, saling fitnah, juga isu-isu negatif yang menyudutkan satu sama lain di ruang publik. Dalam momentum apapun termasuk pesta demokrasi seperti pilkada mendatang, azas persatuan harus diatas segala-galanya.

Artikel Menarik Lainnya :  TMMD Diminta Jangan Sampai Jadi Cluster Baru Covid-19

“Di atas semua perbedaan yang ada, kita tetap harus bersatu dan bersauadara sebagai sesama warga Wonosobo. Jangan sampai kita pecah belah hanya karena isu-isu yang tidak jelas,” pungkasnya. (win)