Pengembangan Wisata di Purworejo Butuh Peran Masyarakat

TINJAU. Bupati Purworejo saat meninjau obyek wisata Gua Seplawan.
TINJAU. Bupati Purworejo saat meninjau obyek wisata Gua Seplawan.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA melihat beberapa potensi alam yang ada di sepanjang perbukitan Menoreh, Purworejo di Kaligesing, kemarin. Pjs Bupati pada kesempatan itu mengatakan jika sumber daya alam merupakan given (pemberian) dari Tuhan, namun dibutuhkan peran serta yang tinggi dari masyarakat guna menggali potensi yang ada terutama potensi wisata.
Peran serta dan keaktifan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dunia pariwisata. Potensi tinggi yang dimiliki sebuah wilayah tanpa ada kepedulian dari masyarakat akan membuat potensi yang ada itu tenggelam dan tidak memiliki nilai jual.
“Kalau masyarakat sekitar tidak memiliki kepedulian atau kurang ya destinasi yang ada itu agak tersendat perkembangannya dan hanya jalan ditempat,” kata Pjs Bupati.
Dalam perjalanan tersebut, Pjs Bupati juga menyertakan kendaraan Damri yang selama ini melayani trayek YIA-Borobudur dan melewati kawasan Kaligesing. Rute yang ditempuh sama sehingga harus melewati jalan tembus di Desa Donorejo yang baru saja dibebaskan.
Pjs Bupati didampingi rombongan yang terdiri dari Asisten II Sekda Drs Boedi Hardjono, Kadinparbud Agung Wibowo AP, Kadin KUKMP Drs Bambang Susilo, Kabag Perekonomian Dra Titik Mintarsih MPd, Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama SSTP MM dan sejumlah pejabat OPD terkait.

Baca Juga
Bung ToMo Lirik Potensi Pantai Selatan, Petambak dan Petani Garam Deklarasikan Dukungan

Pada kunjungan itu, Pjs Bupati meninjau beberapa tempat diantaranya Gua Seplawan di Desa Donorejo serta beberapa destinasi di Desa Pandanrejo dan Desa Tawangsari di Kecamatan Kaligesing.
Selain menikmati panorama yang ada, Pjs Bupati dan rombongan juga mencicipi aneka kuliner khas yang ada di kawasan Menoreh Kaligesing.
“Dari beberapa titik yang dikunjungi saya melihat peran serta masyarakat amat tinggi dan positif. Saya lihat mereka penuh semangat,” terangnya.
Menurutnya, apa yang telah dilakukan masyarakat itu haruslah mendapatkan dukungan dari pemerintah. Bentuk dukungan itu bisa dilakukan adalah dengan mendorong untuk terus aktif dan memberikan berbagai pembinaan dan pendampingan.
Saat ini, lanjutnya, sektor pariwisata memang sedang mengalami penurunan. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh elemen untuk optimis dan bangkit pada tahun 2021.
“Jadi momen sekarang ini harus dimanfaatkan dengan baik. Katakanlah dengan melakukan berbagai pembenahan di destinasi yang dimiliki,” imbuhnya.
Sementara itu, Kadin Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo Agung Wibowo AP mengungkapkan jika potensi wisata di perbukitan Menoreh Kaligesing amat banyak. Antara destinasi wisata satu dnegan lainnya juga telah terintegrasi dengan baik.
“Potensi di sepanjang perbukitan Menoreh Purworejo itu cukup banyak yang di Kaligesing. Mulai dari Seplawan, Siegendol, Kalilo, Gunung Gajah, Bukit Sibutrong, Mliwis Hill dan Cangkring Park,” kata Agung.
Lalu lintas wisata juga mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat yang menurunkan armada Damri dari YIA-Borobudur yang melalui tempat-tempat wisata di Purworejo. Meski demikian masih ada beberapa kendala yang harus diatasi, salah satunya infrastruktur jalan yang kurang lebar dan terlalu curam.
Meskipun saat ini peran aktif dari masyarakat telah banyak, namun sumber daya manusia pelaku wisata masih perlu ditingkatkan. Berbagai pelatihan yang telah dilakukan, namun dinilai masih kurang.
“Untuk SDM selain kita melakukan sendiri, juga ada dukungan dari Badan Otorita Borobudur serta Kemenparekraf. Harapan kita nanti semua berjalan beriringan sehingga kawasan wisata di perbukitan Menoreh Purworejo ini makin dilirik dan nyaman dikunjungi,” pungkas Agung. (luk)

Artikel Menarik Lainnya :  756 Calhaj Purworejo Gagal Haji Tahun Ini