Update Kasus  Covid-19  Purworejo, Total Capai 1.313 Orang, 212 Orang Tunggu Hasil Swab

SWAB. Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo terus menggencarkan swab untuk mendeteksi dan mencegah penularan Covid-19.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO- Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih fluktuatif dan terus mengalami penambahan drastis dari hari ke hari. Hingga Rabu (2/12), total konfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 1.313 orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, menyebut ada penambahan 43 orang terkonfirmasi positif pada Rabu (2/12). Mereka berasal dari berbagai kecamatan.

Selain itu, jumlah pasien meninggal dunia juga bertambah 1 orang, yakni laki-laki warga Kecamatan Purworejo.

Dengan penambahan itu, total konfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini mencapai 1.313 orang. Sebanyak 1.032 orang di antaranya dinyatakan sembuh/selesai isolasi.

“Total pasien meninggal dunia 57 orang,” sebutnya.

Sementara itu, pasien yang menjalani rawat inap ada 12 orang. Berikutnya yang masih isolasi mandiri ada 212 orang.

“Untuk total swab yang dilakukan sudah 11.468 kali. Hasil swab negatif ada 9.533 dan yang sedang menunggu hasil swab 649,” jelasnya.

Ditegaskan, kasus konfirmasi positif masih fluktuatif. Penyebaran Covid-19 juga kian meluas hampir di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Purworejo.

Karena itu, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kesadarannya untuk mematuhi 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

“Masyarakat juga harus rajin beraktivitas fisik atau olahraga untuk menguatkan daya tahan tubuh,” tegasnya.

Menyikapi lonjakan pasien Covid-19, belum lama ini Penjabat sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA telah meminta seluruh Rumah Sakit (RS) di Purworejo untuk siap menerima pasien Covid-19.

Baca Juga
GOR Samapta Disiapkan untuk Isolasi, Bila Hotel dan RS Penuh

Menurut data, terkonfirmasi positif Covid-19 pada gelombang pertama di Purworejo sejak 6 April hingga pertengahan Mei 2020 berjumlah 80 orang. Sedangkan pada gelombang kedua sejak awal Juli hingga saat ini terdapat 1000 lebih orang yang terkonfirmasi positif.

Artikel Menarik Lainnya :  Wajib Tahu! Kini SIM C dibagi menjadi 3 Golongan

Terdapat potensi penambahan kasus pada kerumunan diseluruh tahapan Pilkada dan libur panjang akhir tahun. Hal ini menuntut kewaspadaan seluruh pihak utamanya pemangku kepentingan di Purworejo.

“Dua, tiga minggu terakhir ini kasus terkonfirmasi Covid grafiknya tidak pernah turun. Walaupun kita recovery ratenya tinggi, namun jika penambahan kasus tidak bisa kita landaikan ya miris,” kata Yuni Astuti saat Rakor dengan Direktur RS se-Kabupaten Purworejo di Ruang Bagelen Setda Purworejo, Kamis (26/11).

Diungkapkan, pihaknya terus mempersiapkan segala hal untuk mengantisipasi ledakan kasus yang mungkin terjadi saat pemungtan suara pada 9 Desember. Meskipun berbagai protokol kesehatan telah disiapkan selama pelaksanaan Pilkada.

“Setelah tanggal 9 Desember kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Pada saat itulah kita semua sudah siap. Maksimum dua minggu ini, kesiapan itu harus kita penuhi,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar stand by untuk melakukan testing dan tracing jika terjadi kasus pada tanggal 9 Desember.

“RSUD RAA Tjokronegoro juga kita siapkan menerima pasien, RS swasta juga harus siap. Namun, kita semua berharap ledakan kasus itu tidak terjadi,” tegasnya. (top)

#satgascovid19 #ingatpesanibu#pakaimasker #jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun