Prajurit Kodim Wonosobo Kembali Latihan Menembak Senjata Ringan

MENEMBAK. Kodim 0707/Wonosobo gelar latihan menembak senjata ringan Triwulan IV Tahun 2020 di lapangan Tanjungsari Sapuran.
MENEMBAK. Kodim 0707/Wonosobo gelar latihan menembak senjata ringan Triwulan IV Tahun 2020 di lapangan Tanjungsari Sapuran.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Kodim 0707 Wonosobo kembali menggelar latihan menembak senjata ringan. Dalam latihan tersebut, seluruh personel ditekan untuk mengutamakan keamanan diri dan lingkungan setempat. Sebab peluru yang sudah melesat tidak bisa ditarik kembali.

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Caj Hanry Handoko mengemukakan kemampuan menembak bagi seorang prajurit harus dimiliki dengan baik tanpa terkecuali. Baik itu Tamtama maupun perwira, dinas di satuan tempur maupun di teritorial.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan kemampuan dan memelihara menembak prajurit walaupun di tengah pandemi covid 19, Kodim 0707/Wonosobo gelar latihan menembak senjata ringan Triwulan IV Tahun 2020 di lapangan Tanjungsari Sapuran.

“Menembak menjadi satu kemampuan yang wajib dikuasai oleh setiap prajurit. Untuk mampu menguasai kemampuan ini tentunya dibutuhkan latihan yang dilakukan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut,” katanya.

Terkait dengan hal tersebut, Kodim 0707/Wonosobo melalui program yang sudah ditentukan dalam kalender latihan, kembali menggelar latihan menembak senjata ringan atau Latbakjatri Triwulan IV Tahun Anggaran 2020. Meskipun dalam situasi pandemi COVID-19 latihan menembak tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan atau prokes covid-19.

“Latihan menembak sudah sering dilakukan akan tetapi kita tidak boleh ceroboh dan dilaksanakan dengan serius jangan main- main. Kita tidak boleh lengah, peluru sudah keluar tidak bisa ditarik kembali. Untuk itu kepada semua perserta latihan patuhi aturan yang sudah dibuat oleh penyelenggara,” tandasnya.

Baca Juga
Yasip Khasani Kembali Pimpin FAJI, Faizun Pimpin BPVSI

Saat ini pandemi covid -19 belum usai untuk itu dalam melaksanakan kegiatan latihan menembak namun tingkat kewaspadaan kita harus tetap dijaga, laras selalu diarahkan ke depan maupun ke tempat yang aman dan tetap terapkan protokol kesehatan .

Sementara itu, Pasi Ops Kapten Czu Sarwiyono menyampaikan sebelum Latbakjatri dimulai, para peserta kembali diingatkan dengan pelajaran teori dasar menembak senapan laras panjang jenis SSI V1 dan Pistol.

Hal ini dilakukan untuk menyegarkan kembali hal mendasar dari teknik menembak yang benar. Dengan adanya pemahaman yang baik tentang ilmu dasar menembak. Di antaranya sinkronisasi dari pengaturan nafas, teknik bidik yang benar, teknik menekan picu dan pegangan teguh.

Sesuai arahan Kasdim, Pasi Ops mengingatkan ulang kepada seluruh peserta latihan untuk menjaga faktor keamanan,dengan mematuhi segala mekanisme latihan atau aturan di lapangan tembak yang di sampaikan oleh penyelenggara. Laksanakan kegiatan dengan penuh semanagat dan serius agar mendapatkan hasil yang maksimal sehingga kemampuan akan semakin meningkat guna menunjang tugas kedepan yang semakin berat. (gus)