KSPN Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Candi Borobudur

BIMTEK. Pengelola Daya Tarik Wisata Kabupaten Magelang dalam kegiatan Bimbingan Teknis Program Cleanliness Health Safety dan Environment Sustainability.
BIMTEK. Pengelola Daya Tarik Wisata Kabupaten Magelang dalam kegiatan Bimbingan Teknis Program Cleanliness Health Safety dan Environment Sustainability.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG- Pemerintah daerah (pemda) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui sektor wisata. Terutama saat ini pemerintah pusat terus menggenjot pembangunan kawasan Borobudur sebagai destinasi skala super prioritas. Hal tersebut harus membawa dampak manfaat kepada masyarakat Kabupaten Magelang.

“Dengan adanya program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), kawasan Borobudur sebagai destinasi wisata super prioritas, maka tugas pemerintah daerah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Candi Borobudur,” ucap Kabid Ekonomi Bappeda Kabupaten Magelang, Amirudin Zuhri dalam kegiatan Bimbingan Teknis Program Cleanliness Health Safety dan Environment Sustainability, (CHSE) Pengelola Daya Tarik Wisata Kabupaten Magelang, Senin (30/11/2020) di Artos Hotel Magelang.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Borobudur itu, lanjutnya, adalah menyeluruh se Kabupaten Magelang. Harapannya Borobudur berkembang, masyarakat Kabupaten Magelang juga harus ada peningkatan kesejahteraan.

Amirudin menerangkan, pengembangkan potensi lokal, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019 – 2024. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai hal diantaranya adalah melaui sektor UMKM.

“Pengembangan sektor unggulan, adalah sektor Pertanian, Pariwisata dan UMKM. Itu juga sesuai dengan Dasa Cita (10 program unggulan) Pemkab Magelang. Melalui usaha kecil dan menengah, bisa turut menyediakan kebutuhan pariwisata, mulai dari souvernir, oleh-oleh, rumah makan, transportrasi dan industri kreatif lainnya. Melalui komponen tersebut masyarakat bisa terlibat dalam sektor pariwisata,” ungkap Amirudin.

Baca Juga
Razia Siang Bolong, Jaring 2 Pasangan Tak Resmi

Kendati demikian, menurut Amirudin pihaknya masih mempunyai PR besar, yaitu membuat masa tinggal wisatawan lebih lama di Kabupaten Magelang, yaitu menginap dengan menginap diwilayah tersebut.

“PR besar bagi kita semua, agar dapat membuat wisatawan menginap lebih lama di Kabupaten Magelang. Sudah banyak hotel, homestay dan Balkondes yang sudah sangat layak sebagai tempat menginap. Namun bila dibandingkan dengan Jogjakarta, saat malam hari terdapat daya tarik seperti Malioboro yang menarik dinikmati saat malam hari,” papar Amirudin.

Artikel Menarik Lainnya :  Pemkot Magelang kembali Siapkan Hotel Sebagai Tempat Isolasi Covid-19

Solusi sementara dari kendala tersebut, menurut Amirudin, dengan banyaknya Destinasi Tempat Wisata (DTW) di Kabupaten Magelang, membuat wisatawan bisa berkunjung seharian penuh dan saat malam hari bisa menginap di Kabupaten Magelang.

“Wisatawan butuh banyak waktu untuk menikmati semua DTW di Kabupaten Magelang. Hal tersebut tentunya dapat menjadi alasan wisata menginap di Kabupaten Magelang. Ditambah apabila terdapat event-event khusus, seperti event olahraga atau kesenian, khususnya tingkat nasional atau internasional dapat menarik wisatawan menginap di Kabupaten Magelang,” ungkap Amirudin.(cha)