Diguyur Hujan Seharian, Muncul 7 Titik Longsor di 6  Kecamatan

PANTAU. Kepala BPBD Wonosobo Zulfa Ahsan Alim Kurniawan memantau sejumlah titik longsor yang berdampak pada kerusakan pemukiman.
PANTAU. Kepala BPBD Wonosobo Zulfa Ahsan Alim Kurniawan memantau sejumlah titik longsor yang berdampak pada kerusakan pemukiman.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Diguyur hujan seharian, sebanyak 7 titik longsor muncul di 6 kecamatan.  Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya akses jalan serta sejumlah rumah di pemukiman dilaporkan mengalami kerusakan.

Titik longsor dan pohon tumbang meliputi Dusun Limbangan Desa Tirip Kecamatan Wadaslintang, Kecis Kecamatan Selomerto, Dusun Janti Kadipaten Kecamatan Selomerto, Dusun Rawakele Sawangan Kecamatan Leksono, Desa Lamuk Kalidesel Kecamatan Watumalang, Kelurahan Kaliwiro, Desa Jalantara Kecamatan Sapuran.

“Hujan dengan intensitas sedang namun durasi lama  mengguyur Kabupaten Wonosobo kemarin. Dari hasil laporan tim gabungan relawan bencana alam, pemerintah desa dan kecamatan, setidaknya ada 7 titik longsor yang berdampak pada masyarakat di 6 kecamatan,” ungkap Kepala BPBD Wonosobo Zulfa Ahsan Alim Kurniawan kemarin.

Menurutnya, longsor dampak dari hujan di wilayah Wonosobo yang cukup lama. Beberapa peritiwa yang terjadi salah satunya akses jalan penghubung antar Dusun Limbangan, Tirip Kecamatan Wadaslintang longsor terjadi di jalan utama,  menimbulkan penyempitan jalan dan merusak mushola. Di Desa Kecil Selomerto, longsor merusak rumah warga, dinding alami jebol

Baca Juga
Perupa Peduli Covid-19, Kompetisi Hias Tong Sampah

“Masing masing kecamatan ada yang satu titik ada juga yang lebih dari tiga titik, longsor tidak menimbulkan korban jiwa, namun menggangu akses warga serta merusakan fasilitas umum dan pemukiman,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, masing-masing kecamatan sudah merespon adanya longsor tersebut dan secara bergotongroyong melibatkan warga, aparat dan juga relawan bahu membahu membersihkan matrial longsor.

“Koordinasi sudah jalan, warga dibantu aparat, BPBD dan juga relawan membersihkan matrial longsor,” katanya.

BPBD sendiri  telah melakukan asessemet dan cek lokasi yang terdampak dan berkoordinasi dengan wilayah setempat dan unsur terkait, pengiriman bantuan logistik, pengiriman unit mobil tangki air dan unit Damkar ke lokasi untuk penyemprotan material tanah. Evakuasi barang – barang korban terdampak longsor ke tempat aman .

Artikel Menarik Lainnya :  Membahayakan, Masyarakat dibantu TNI Tambal Jalan Sapuran - Kalibawang

“Kita juga imbau kepada warga yang terdampak dan sekitarnya untuk makin meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya. (gus)