Akmil Terjunkan 631 Taruna ke Masyarakat, Gelar Praja Bhakti di Wilayah Magelang

PRAJA BHAKTI. Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menyerahkan peralatan praja bhakti dan penelitian secara simbolis kepada taruna Akademi Militer Magelang dan linmas, di halaman belakang eks Kantor Bakorwil II Kedu-Surakarta, 
PRAJA BHAKTI. Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menyerahkan peralatan praja bhakti dan penelitian secara simbolis kepada taruna Akademi Militer Magelang dan linmas, di halaman belakang eks Kantor Bakorwil II Kedu-Surakarta, 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Ratusan taruna Akademi Militer (Akmil) melaksanakan latihan praja bhakti dan penelitian di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. Mereka terdiri dari 362 taruna tingkat II dan 296 taruna tingkat III. Selama lima hari kedepan mulai 30 November 2020 sampai 5 Desember 2020, para calon perwira TNI ini akan terjun di masyarakat.

Gubernur Akademi Militer Magelang, Mayjend TNI Imam Totok Santoso, menjelaskan latihan praja bakti itu bertujuan untuk memberikan bekal bagi para taruna, agar dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan di lapangan secara aplikatif.

Selain itu juga untuk melatih taruna memecahkan berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Di sisi lain, program ini sebagai bentuk sinergi positif antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Akademisi, dan masyarakat.

“Melalui program ini kita sepakat together we can, semua permasalah bangsa bisa diselesaikan kalau kita sinergi. TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Akademisi, dan masyarakat. Selain juga sebagai bekal bagi para taruna, ” jelas Totok usai upacara pembukaan latihan praja bhakti dan penelitian, di halaman belakang eks Kantor Bakorwil II Kedu-Surakarta, Senin (30/11).

Praja bakti meliputi kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik meliputi perbaikan jalan, perbaikan rumah tak layak huni, rehab sederhana rumah bersejarah, dan sebagainya. Sedangkan kegiatan non fisik antara lain pembinaan masyarakat tentang Covid-19, sanitasi, dan lainnya.

Baca Juga
Korban Sempat Disetrum, Polisi Tangkap Enam Pelaku

“Kegiatan juga ada riset sosial, dimana kita menghimpun apa yang diinginkan rakyat. Nantinya hasil penelitian akan diserahkan ke Pemkot dan Pemkab Magelang agar bisa untuk digunakan sebagai bahan perbaikan,” tuturnya.

Untuk kegiatan di Kota Magelang, kata dia, dilaksanakan di Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, dan di Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara.

Artikel Menarik Lainnya :  Memprihatinkan, 2 SD Negeri di Kota Magelang Hanya Dapat 1 Siswa dalam PPDB 2021

Sementara itu, Walikota Magelang Sigit Widyonindito, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Gubernur Akmil, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dua wilayah itu. Menurutnya, sinergitas ini patut dipertahankan.

“Kegiatan ini sangat bagus, dan tidak ada sekat antara TNI dengan masyarakat. Meskipun hanya berlangsung selama enam hari, kita bersama bisa merumuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, latihan praja bhakti ini merupakan implementasi dari nilai-nilai yang ada di dalam pembinaan teritorial TNI, yang dilaksanakan Akademi Militer.

Sigit juga berharap, kegiatan ini bisa bermanfaat bagi para taruna taruni, utamanya untuk mengaplikasikan materi pengetahuan teritorial di tengah masyarakat. Sebab nantinya akan diterapkan pada penugasan di satuan TNI AD kelak.

“Saya berharap kepada para taruna taruni, untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan lembaga, meskipun pelaksanaan latihan praja bhakti ini hanya lima hari,” tuturnya. (wid)