Peringati Hari Guru, Siswa SMK Citra Medika Berikan Kado Bunga untuk Guru

BUNGA. Seorang siswa memberikan bunga kepada salah satu guru di SMK Citra Medika, di sela memperingati hari Guru,
BUNGA. Seorang siswa memberikan bunga kepada salah satu guru di SMK Citra Medika, di sela memperingati hari Guru,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Hari Guru Nasional diperingati SMK Citra Medika Kota Magelang secara sederhana. Puluhan siswa memberikan bunga untuk para guru. Mereka juga membacakan puisi dengan penuh penghayatan dan rasa haru.

Siswa Kelas XI Farmasi 2, Syafa Chasna Nasrina mengatakan, rangkaian bunga yang diberikan kepada guru merupakan karya siswa. Bunga dibuat menggunakan bahan kain flanel. Tiap seikat bunga, diselipkan kado berupa tas. Siswa patungan untuk membuat kejutan ini.

”Ini bentuk apresiasi atas jerih payah guru selama ini dalam memberikan ilmu kepada siswa,” katanya dalam acara peringatan Hari Guru Nasional, di halaman sekolah, kemarin.

Pertemuan ini membuatnya gembira. Ia sangat merindukan suasana belajar di sekolah, setelah lama menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19.

”Acara ini seperti temu kangen dengan bapak dan ibu guru,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan belajar di sekolah bisa kembali dibuka. Dia siap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Terlebih dia merupakan siswa dari SMK kesehatan.

Hampir semua guru mendapat bunga dari siswa. Para siswa berbaris dengan jarak satu meter. Mereka memberikan bunga secara bergantian dan mengenakan masker lalu menyuguhkan tarian.

Guru tertua di sekolah tersebut, Riswidowati juga mendapatkan beberapa ikat bunga saat di atas panggung. Ris, telah berusia hampir 60 tahun.

Ia mengaku, masa pengabdiannya menjadi guru dimulai tahun 1985. Pada perubahan zaman, guru mendapat banyak tantangan dalam mencerdaskan generasi Indonesia.

”Siswa zaman dulu, kalau ditegasi guru nggak marah. Mereka menerima. Namun kalau siswa sekarang tidak bisa dibegitukan. Anak sekarang harus didekati hati ke hati, mereka baru bisa menerima,” ucapnya.

Namun ia mengakui, siswa zaman sekarang mudah dalam beradaptasi. Kurikulum pendidikan di Indonesia juga terus berubah ke arah lebih baik, mengakomodasi kebutuhan belajar siswa. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here