Mahasiswa PPMT Unimma Berikan Pelatihan Memanfaatkan Tanaman Obat

PELATIHAN. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang dalam program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu, melaksanakan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Menjadi Sediaan Infused Water.
PELATIHAN. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang dalam program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu, melaksanakan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Menjadi Sediaan Infused Water.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pemanfaatan tanaman obat keluarga juga menjadi bidikan Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Program tersebut diejawantahkan dalam pelatihan dengan melibatkan ibu-ibu Kader PKK Dusun Kedungan 2, Desa Sambeng Kecamatan Borobudur, Magelang, Minggu (21/11/2020). Pemanfaatannya dijadikan sediaan infused water.

Ketua Kelompok PPMT sekaligus dosen pembimbing, Puspita Septie Dianita, M.P.H, Apt mengatakan, pemanfaatan tersebut, setelah dikonsumsi, memiliki banyak manfaat sebagai pencernaan, menambah daya ingat, antioksidan dan meningkatkan kinerja hati.

“Selain cara pembuatannya yang mudah dan praktis infused water juga bermanfaat baik bukan hanya untuk metabolisme tubuh, namun bisa juga menjadi pereda sakit secara alami. Seperti migrain, menstruasi, sangat baik untuk pencernaan, sebagai antioksidan serta meningkatkan kinerja hati,” ucap Puspita.

Kegiatan berlangsung dimulai dari presentasi teknis pembuatan sediaan oleh Septian Rizki Hendrawan dan Ariska Nur Afni yang merupakan mahasiswa S1 Keperawatan.

Selanjutnya dilakukan praktik pembuatan sediaan infused water yang dipandu Adam Syah dan Dhea Salsa Bella mahasiswa S1 Farmasi yang membuat kegiatan menjadi menarik sehingga timbul interaksi tanya jawab dengan peserta PPMT yaitu ibu-ibu Kader Dusun Kedungan 2.

Kegiatan berlanjut dengan mengkonsumsi hasil sediaan infused water kepada ibu-ibu kader dan mahasiswa. Peserta PPMT mengaku senang dengan adanya pelatihan ini dan bertambahnya ilmu terkait dengan pemanfaatan tanaman obat.

“Kami senang mendapatkan pengalaman baru, ternyata tanaman obat bisa dikemas dalam bentuk Infused Water, sehingga mengkosumsi tanaman obat menjadi lebih praktis,” ungkap salah seorang peserta pelatihan. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here