KPU Prediksi Partisipasi Warga Justru akan Meningkat

SOSIALISASI. Komisioner KPU Wonosobo Divisi Sosialisasi dan pendidikan pemilih,  Amirudin SBT menjadi  narasumber dalam sosialisasi pemantau
SOSIALISASI. Komisioner KPU Wonosobo Divisi Sosialisasi dan pendidikan pemilih,  Amirudin SBT menjadi  narasumber dalam sosialisasi pemantau

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Pilkada di tengah pandemi covid 19 sempat dibayangi dengan rendahnya angka partisipasi masyarakat. Kekhawatiran hadirnya warga untuk datang ke TPS ditepis KPU Wonosobo. Sebab kemungkinan justru kondisinya akan berbalik, warga akan lebih banyak yang datang  ke TPS.

“Soal pandemi covid 19 itu sudah kita jawab dengan protokol kesehatan ketat, juga sudah kita simulasikan. Tapi selain itu kita punya dugaan kuat bahwa partisipasi pada pilkada ini akan naik dibanding pemilu sebelumnya, meskipun perlu ditelusur lebih jauh,” ungkap Komisioner KPU Wonosobo Divisi Sosialisasi, Amirudin SBT.

Menurutnya, dari informasi yang diterima oleh KPU dari sejumlah relawan demokrasi yang gelar sosialisasi di seluruh kecamatan dan menyasar komunitas di masyarakat, ditemukan bahwa pada era pandemi jumlah partisipasi kemungkinan justru akan meningkat.

“Jadi warga yang datang akan lebih banyak. Hal itu lantaran pada awal pandemi banyak sekali warga Wonosobo yang ada di perantauan kembali ke rumah, dan sampai hari ini tidak atau belum  kembali lagi,” katanya.

Baca Juga
Hasil Survei, Elektabilitas Afif-Albar 76,5 Persen

Kemungkinan itu bisa jadi benar, pihaknya mencontohkan para perantau di Jakarta dan kota –kota besar lainnya asal Wonosobo, tidak bisa kembali lagi ke kota  kota tersebut karena ada kebijakan pembatasan dan syarat rapid test atau swab.

“Syarat –syarat akibat pandemi itu yang menahan warga Wonosobo tidak kembali ke tempat kerja, disamping banyak juga perusahan yang tutup atau libur sementara,” bebernya.

Menurutnya, sosialisasi terkait pilkada 2020 dilakukan melalui berbagai upaya, mulai dari baliho, spanduk, informasi di berbagai media hingga menerjunkan relawan demokrasi . Relawan demokrasi membantu KPU melakukan sosialisasi pilkada 2020 ditengah masyarakat.

“Relawan demokrasi sudah bekerja keras menyasar  basis keagamaan, perempuan, disabilitas dan komunitas yang lain,” ucapnya. (gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here