Konsep “Drive Thru” Masih Jadi Pilihan Dalam Wisuda Angkatan ke-63 UMP

DRIVE THRU: Lulusan UMP angkatan ke-63 Tahun 2020 menjalani prosesi Wisuda Sarjana berkonsep “Drive Thru” di halaman kampus barat UMP, 
DRIVE THRU: Lulusan UMP angkatan ke-63 Tahun 2020 menjalani prosesi Wisuda Sarjana berkonsep “Drive Thru” di halaman kampus barat UMP, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Universitas Muhammadiyah Purworejo menggelar Wisuda Sarjana Angkatan ke-63 Tahun 2020 selama 2 hari, Selasa-Rabu (24-25/11). Sama seperti wisuda angkatan ke-62 pada bulan September lalu, konsep “drive thru” masih menjadi pilihan.

Tidak seperti wisuda dalam kondisi normal yang digelar di dalam gedung, pada wisuda berkonsep drive thru ini para wisudawan datang diantar keluarganya dengan kendaraan roda empat atau roda dua. Prosesi wisuda menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat, antara lain mengenakan masker dan face shield serta sarung tangan.

Kendaraan diatur masuk satu per satu ke kampus. Kemudian wisudawan turun dari kendaraan dan menjalani prosesi wisuda dengan pemindahan tali toga dan menerima ijazah dari Rektor beserta jajaran senat di tenda halaman kampus barat. Setelah diberi kesempatan berfoto bersama keluarga di photo booth, selanjutnya wisudawan naik ke kendaraan lagi dan keluar dari kompleks kampus.

Rektor UMP, Dr Rofiq Nurhadi MAg, mengungkapkan, wisuda sarjana ke-63 ini seyogyanya dilaksanakan pada bulan Oktober 2020. Namun, dengan adanya pandemi Covid-19 yang belum berakhir, wisuda baru dapat dilaksanakan pada tanggal 24 dan 25 November 2020 ini dengan metode “drive thru”.

“Langkah ini semata-mata kami lakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seperti kita ketahui, prosesi wisuda bisanya sangat untuk tidak menghadirkan orang tua atau keluarga, tapi dengan metode drive thru ini kita bisa menghidari adanya kerumunan,” ungkapnya.

Disebutkan, Wisuda Sarjana ke-63 kali ini berhasil meluluskan 448 wisudawan dari 15 Program Studi. Mereka terdiri atas 313 perempuan dan 135 laki-laki.

“Dilihat dari segi usia, diperoleh data tentang usia wisudawan termuda sampai dengan hari ini,  yaitu Eka Prihatiningsih, Program Studi Pendidikan Matematika, lahir di Kebumen pada tanggal 22 Oktober 1999. Jadi saat ini berusia 21 tahun 1 bulan 2 hari,” sebutnya.

Baca Juga
Anggaran Polres Purworejo 2021 Naik Rp11 Miliar Lebih

Pada kesempatan wisuda ini, Rofiq mendorong para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di UMP dengan memperoleh gelar sarjana sesuai bidang ilmu masing-masing dapat mengambil peluang era Revolusi Industri 4.0 saat ini. Menurutnya, salah satu peluang besar yang semakin terbuka lebar seiring datangnya era revolusi industri 4.0 ini adalah peluang berwirausaha.

Fasilitas internet dan jaringan komunikasi yang semakin terbuka, memberi kesempatan untuk mengakses pasar di seluruh dunia, tanpa batasan negara. Bahkan tanpa memerlukan modal ratusan juta.

“Kami berharap, para lulusan Universitas Muhammadiyah Purworejo, dapat menangkap peluang ini, dengan modal apa yang telah didapat selama pendidikan, untuk berkreasi dan berinovasi, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” terangnya.

Salah satu wisudawan, Rizki Mulyono dari Fakultas Pertanian, mengaku wisuda kali ini memang terasa sangat berbeda. Bila biasanya digelar di dalam ruangan dan formal, kali ini hanya datang sebentar kemudian pulang setelah menjalani prosesi secara drive thru.

“Tapi nggak apa-apa yang penting kesakralannya tetap dapat dan wisuda dilaksanakan. Saya setuju, mengingat adanya pandemi Covid-19,” katanya. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here