Hasil Survei, Elektabilitas Afif-Albar 76,5 Persen

HASIL SURVEI. Tim Sukses Paslon Afif- Albar gelar konferensi pers hasil survei di kantor DPC PDI Perjuangan.
HASIL SURVEI. Tim Sukses Paslon Afif- Albar gelar konferensi pers hasil survei di kantor DPC PDI Perjuangan.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Pilkada tinggal menunggu belasan hari. Timses paslon tunggal Afif-Albar merilis hasil survei yang dilakukan pada awal November 2020 lalu. Hasilnya, Afif Nurhidayat dan M Albar elektabilitas atau tingkat keterpilihan mencapai 76,5 persen.

“Kita sudah melakukan dua kali survei. Yang pertama pada bulan Oktober 2020 dan kedua pada awal November 2020. Hasilnya elektabilitas paslon Afif-Albar mencapai 76,5 persen dan popularitasnya sebesar 69,6  persen. Sedangkan kolom kosong (Koko) hanya 5,7 persen,” ungkap Koordinator Pandawa Research Jakarta Heru Kurniawan Nurdiansyah.

Hasil survei disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan, Senin (23/11), malam. Hadir dalam konferensi pers tersebut Cabup Afif Nurhidayat dan seluruh pimpinan partai pengusung paslon Afif-Albar.

Menurutnya, survei menggunakan tehnik multistage random sampling dengan 440 responden. Survei dilakukan dengan wawancara responden menggunakan kuesioner. Margin eror 4,8 persen dengan tingkat validitas 95 persen.

Baca Juga
HKN ke-56, HALKI Melakukan Pengabdian untuk Pengungsi Merapi

Dalam survei yang sama awal Oktober 2020, sebelum adanya penetapan paslon, elektabilitas Afif-Albar sudah mencapai 72,5 persen dan Koko 9,5 persen. Ada tren kenaikan untuk paslon Afif-Albar dan penurunan prosentase pada Koko.

Sedangkan, popularitas paslon Afif-Albar sebelumnya mencapai 58,5 persen dan kini naik menjadi 69,3 persen. Tingkat popularitas paslon Afif-Albar di masyarakat lebih rendah dari elektabilitasnya yang lebih tinggi.

“Dengan hasil ini, tentu tidak bisa berpuas diri, sebab ada beberapa yang perlu di genjot, salah satunya  keterkenalan paslon di kalangan milenial,” ucapnya.

Sementara itu, menanggapi hasil survei, Cabup Afif Nurhidayat mengatakan tim sukses tidak boleh leha-leha tapi justru harus lebih giat dalam berkampanye agar dapat mencapai prosentase yang lebih tinggi lagi.

“Meski hasil survei sudah cukup bagus, tapi tidak boleh santai. Perlu upaya lebih massif, kreatif untuk meraih kemenangan maksimal,” katanya.

Menurutnya, dengan usaha yang sungguh-sungguh, target perolehan suara minimal 80 persen bisa terlampaui. Jika sekarang masih di angka 76,5, di sisa waktu tinggal beberapa hari ini, bisa digenjot naik menjadi 80 persen lebih.

“Mari berbondong-bondong datang ket TPS,  tidak perlu takut gunakan hak pilihnya secara rasional. Karena masih pandemi  Covid-19, pemilihan dengan protokol kesehatan yang ketat. Pilkada 2020 harus aman dan sehat,”  pungkasnya. (gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here