Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Diadu Domba

Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Diadu Domba
Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Diadu Domba

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANGBramantyo Suwondo, anggota Komisi X DPR RI mengajak masyarakat untuk tidak mudah diadu domba, hanya karena perbedaan dalam dukungan politiknya. Sebab, baik Pemilu, Pilpres maupun Pilkada adalah cara konstitusional untuk mendapatkan pemimpin rakyat, jangan sampai menjadi pemecah belah keutuhan. “Tugas berat kita sebagai bangsa adalah memperkuat persatuan dan kesatuan sesama rakyat, antar pemimpin, antar ulama’, antar tokoh politik dan seterusnya. Menjaga persatuan dan kesatuan ini adalah tugas mulia bagi setiap anak bangsa. Jangan mudah dipecah belah, jangan mudah diadu domba, ” ungkap pria yang menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat saat menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR di Purworejo, Kamis (17/11).

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR ini merupakan kegiatan yang ke-5 yang dilaksanakan oleh Mas Bram-sapaan akrabnya di Dapil Jateng 6, sejak dilantik sebagai Anggota MPR periode 2019-2024. Kegiatan hari itu diikuti oleh 150 peserta.

Dalam kondisi wabah Covid-19 yang masih belum tampak penurunan kasus, Mas Bram. mengingatkan pemerintah supaya lebih fokus dan strategis lagi dalam melakukan penanganannya. Memperbaiki kordinasi dan komunikasi antar lembaga, tidak membuat pernyataan-pernyatan dan tindakan yang kontraproduktif. Buat rakyat tenang dan percaya bahwa pemerintah benar-benar serius, tidak mengeluarkan aturan/kebijakan yang dapat menimbulkan kontraksi sosial dan polemik di masyarakat. “Pemerintah harus tegas menegakkan hukum berkaitan dengan pelanggaran protokol kesehatan, tidak pandang bulu dan tidak pilih kasih. Khususnya, kegiatan berkaitan dengan Pilkada serentak jangan sampai menjadi kluster baru,” tandasnya.

Baca Juga
Magma Gunung Merapi Semakin ke Permukaan

Terkait tupoksi sebagai Anggota Komisi X DPR RI, ia menyampaikan kebijakan pemberian kuota oleh Kemdikbud RI yang merupakan dorongan dari Komisi X DPR RI. Mengingatkan kepada para orang tua dan siswa dapat menggunakan kuota tersebut sebaik-baiknya untuk kebutuhan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), bukan untuk nonton, main game, tiktok-an dan lain-lain.

Dalam kesenpatan tersebut, Mas Bram juga menjelaskan mengenai pentingnya Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kebhinnekaan yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa haruslah menjadi kekuatan bukan menjadi sumber perbedaan diantara anak bangsa. Terus menghidupkan kesadaran masyarakat bahwa lemahnya rasa kebangsaan dan jiwa patriotisme dapat melemahkan pertahanan negara. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here