Peringatan HUT ke-186 Temanggung Digelar Sederhana

MALAM RENUNGAN. Malam renungan kota pusaka di Parakan berlangsung khidmat.
MALAM RENUNGAN. Malam renungan kota pusaka di Parakan berlangsung khidmat.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Temanggung ke-186 ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Perayaan hari jadi tahun ini dirayakan lebih sederhana dan puncak perayaan akan dilakukan dengan upacara virtual yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (10/11).

Sebelumnya dalam menyambut HUT ini, serangkaian acara sudah dilakukan. Salah satunya gerakan Temanggung Bersih. Gerakan ini melibatkan semua lapisan masyarakat di Kabupaten Temanggung.

Sedangkan pada hari perayaan akan dilaksanakan upacara. Puncak peringatan akan dilakukan dengan peserta yang terbatas, mengingat kondisi saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Perayaan hari jadi Temanggung tahun ini memang lebih sederhana jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kasubag Humas Setda Temanggung Sumarlina, kemarin.

Ia mengatakan, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan pada perayaan hari jadi Temanggung tahun ini, hanya kegiatan inti dari perayaan HUT. Itupun dengan jumlah peserta terbatas dan penerapan disiplin protokol kesehatan yang sangat ketat.

Kegiatan tersebut di antaranya renungan doa kota pusaka, tahlil penggantian Songsong Djojonegoro, dan upacara.

Baca Juga
Waspadai Musim Hujan

“Renungan doa kota pusaka sudah dilakukan di Parakan, kemudian penggantian songsong Djojonegoro dilakukan di Masjid Agung Temanggung pada Selasa Malam,” terangnya.

Menurutnya, setelah upacara perayaan HUT, kemudian  akan dilakukan sejumlah agenda kegiatan lainnya seperti ziarah makam pahlawan dan tabur bunga di jembatan Kali Progo.

Selain kegiatan itu juga akan digelar beberapa lomba di antaranya, lomba video narasi, lomba menulis sejarah desa, hingga seminar kota pusaka.

“Lomba ini tidak melibatkan dan mendatangkan banyak orang, hasil karya yang diikutsertakan dalam perlombaan dikirim melalui email dan lainnya. Hasilnya juga diumumkan lewat media sosial dan sejwnisnya,” terangnya.

Dari sisi hiburan lanjutnya, tidak hiburan secara offline yang menimbulkan kerumunan, hiburan disajikan melalui online atau virtual.

“Ada festival musik virtual dan pergelaran seni spektakuler virtual. Masyarakat bisa menyaksikan melalui Temanggung TV atau di chanel youtube,” urainya. (set)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here